LANGIT7.ID, Jakarta -
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyambut baik rencana kedatangan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) ke Indonesia terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan. PSSI siap bekerja sama dengan pemerintah dan FIFA untuk membuat rencana aksi demi perbaikan sepak bola Indonesia.
"Tentu setelah bertemu dengan FIFA dan pemerintah, PSSI akan langsung bekerja. Arahan Presiden soal stadion yang tidak layak untuk menggelar kompetisi juga menjadi atensi kami," ujar Ketua Umum PSSI
Mochamad Iriawan dikutip dari keterangan federasi, Senin (10/10).
Baca Juga: Ditetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Abdul Haris: Saya IkhlasSelanjutnya, PSSI bakal membentuk tim yang akan bekerja sama dengan
FIFA dan pemerintah sebagai akselerasi tindak lanjut dari insiden di Stadion Kanjuruhan. Iriawan pun berterima kasih dan mengapresiasi perhatian besar Presiden Jokowi terhadap sepak bola Indonesia.
Menurut Iriawan, ini bukan kali pertama Jokowi memberikan perhatian kepada PSSI. Beberapa kali melalui Kemenpora, pemerintah juga membantu tim nasional saat melakukan pemusatan latihan di dalam dan luar negeri untuk tim nasional di semua level usia.
"Saya sebagai Ketua Umum PSSI, sangat berterima kasih sekali kepada Presiden Joko Widodo. Perhatian beliau kepada sepak bola Indonesia luar biasa sekali. Sekali lagi, saya dan seluruh Exco PSSI sangat berterima kasih," ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
Baca Juga: TGIPF: Stadion Kanjuruhan Tak Layak Gelar Laga Risiko TinggiSeperti diketahui, Jokowi telah mendapatkan surat balasan dari FIFA terkait
tragedi Kanjuruhan. Jokowi menyebutkan bahwa Presiden FIFA juga akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat. "Nanti, Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah," ucap Jokowi.
Dalam surat balasan tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia dan FIFA sepakat akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. Hal tersebut sebagai tindak lanjut pembicaraan Jokowi dengan Presiden FIFA Gianni Infantino via telepon pada 3 Oktober lalu.
"FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut," ungkap Jokowi.
Baca Juga:
Legislator Sindir PSSI Tak Merasa Bersalah Soal Tragedi Kanjuruhan
Presiden Jokowi: Indonesia Tidak Kena Sanksi FIFA
Dirut PT LIB jadi Tersangka, Begini Respons Iwan Bule
(asf)