Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Calon Ayah Wajib Mencari Ibu yang Baik untuk Anaknya Kelak

Muhajirin Sabtu, 15 Oktober 2022 - 17:30 WIB
Calon Ayah Wajib Mencari Ibu yang Baik untuk Anaknya Kelak
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ulama mazhab Hanafi Imam Abu Al-Laits As-Samarqandi, menyebutkan salah satu kewajiban seorang laki-laki yang akan menjadi ayah adalah memilihkan ibu yang baik untuk anaknya kelak.

Pakar Parenting, Ustadz Mohammad Fauzil Adhim, menjelaskan, itu merupakan kewajiban pertama seorang calon ayah jauh sebelum anaknya lahir nanti, yakni mencari ibu yang baik. Artinya, mencari sosok perempuan yang mampu mendidik anak, merawat anak, hingga memperhatikan anak.

“Ini semua merupakan bagian dari tanggung jawab dari seorang ayah terhadap anak. Dengan demikian, tanggung jawab itu luas sekali. Kewajiban dan tanggung jawab yang ada dalam diri ayah itu harus betul-betul diperhatikan,” kata Fauzil dalam webinar Tugas Ayah dalam Mendidik Anak, Sabtu (15/10/2022).

Baca Juga: Ayah dan Ibu Wajib Penuhi Hak Anak Meski Telah Bercerai

Fauzil menjelaskan, kewajiban ini berlaku semenjak seorang laki-laki memilih istri hingga dia membesarkan anak. Maka, seorang laki-laki harus mengutamakan akhlak seorang perempuan ketimbang kecantikan semata.

Lalu, bagaimana jika sudah menikah? Tidak serta-merta ayah lepas tanggung jawab. Kewajiban tetap melekat. Maka seorang suami berkewajiban mendidik istri cara mendidik anak yang baik dan benar.

Bahkan, ketika istri memiliki kendala dalam menjalankan tugas, maka tugas suami mencari solusi. Bukan menyalahkan istri. Misal, istri memiliki siklus bulanan yang membuat emosi tidak stabil. Suami harus melihat dari sisi positif bahwa istri tidak abai, tapi karena keadaan mengharuskan demikian.

Baca Juga: 4 Karakter Istri Calon Penghuni Surga, Muslimah Wajib Simak Nih

“Maka itu menjadi kewajiban ayah memecahkan masalah itu, dengan sebaik-baiknya. Bukan melempar tanggung jawab kepada istri. Bukan berarti seorang Ibu tidak memiliki kewajiban. Itu konsekuensi ayah memberikan Ibu yang baik kepada anak,” ucap Fauzil.

Demikian pula jika istri tidak memiliki kemampuan mendidik anak, baik karena faktor mental emosional atau ilmu. Maka, tanggung jawab suami adalah mencari solusi. Tidak ada alasan lepas begitu saja.

“Misal menyusui, ataukah bila perlu dicarikan ibu susu, kepada perempuan yang memiliki lisan fasih, akhlak baik, Kasih sayang besar, dan lain-lain. Bahkan, seorang anak dapat diserahkan kepada ibu yang lain, dalam hal menyusui atau terkait kemaslahatan anak. Poin pokoknya adalah kewajiban utama mencari solusi adalah ayah,” ujar Fauzil.

Baca Juga: 4 Syarat Masuk Surga dari Pintu Mana Saja, Khusus Muslimah

Fauzil menegaskan, mendidik anak adalah salah satu tugas utama suami. Itu bukan perkara biasa. Suami harus membekali istri dengan ilmu agar bisa mendidik anak sampai tumbuh menjadi generasi qur'ani.

“Maka ayah pula pertama kali memiliki ilmu tentang mendidik anak dengan matang. Sehingga, dengan itu dia dapat mendidik istri, melakukan evaluasi,” ujar Fauzil.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)