langit7-Jakarta,- - Viral kasus penganiayaan terhadap anak di salah satu daycare di Depok, tentu membuat syok banyak orang. Terutama orangtua yang memang sehari-hari menitipkan buah hati mereka di daycare, pastinya menjadi amat khawatir setelah adanya berita tersebut.
Menitipkan anak sering kali menjadi dilema bagi orangtua yang bekerja, apalagi jika tidak ada anggota keluarga yang bisa membantu menjaga si kecil. Alhasil daycare menjadi alternatif solusi.
Dibandingkan dengan menitipkan anak pada pembantu rumah tangga atau baby sitter, menitipkan anak di daycare memiliki kelebihan. Daycare pada umumnya memiliki program pendidikan dan pengasuhan anak.
Tiap orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, termasuk memilih daycare yang aman dan tepat. Untuk memastikan anak terjaga dan berkembang dengan baik, sebaiknya jangan sembarangan memilih daycare.
Baca juga:
Ayah Bayi 8 Bulan Korban Penganiayaan: Sebelum Melapor Saya Takut, Saya SyokBerikut ini kiat memilih daycare melansir
klikdokter.com:
1. Rasio pengasuh dan anak yang sesuai
Pilih daycare yang memiliki rasio pengasuh dan anak yang sesuai. Hal ini penting untuk menjamin bahwa pengasuh di tempat tersebut memiliki kapasitas yang cukup untuk menjaga dan mengawasi anak Anda.
Idealnya, untuk daycare bayi, satu pengasuh menjaga 1-2 bayi. Sementara itu, untuk anak berusia 1-3 tahun, satu pengasuh bisa menjaga 3-4 anak. Pada anak berusia 4-5 tahun, satu pengasuh menjaga 4-5 anak.
2. Ketahui kompetensi pengasuh dan tim yang terlibat dalam pelayanan daycare
Tempat penitipan anak seharusnya bukanlah menjadi sarana untuk memastikan anak makan dan tidur dengan baik, tapi juga menjadi tempat yang dapat memberikan edukasi yang baik untuk anak. Apalagi jika sebagian besar waktunya akan dihabiskan di tempat tersebut.
Pastikan bahwa pengasuh di daycare memiliki latar belakang pendidikan yang baik dan pernah mendapatkan pelatihan tentang perawatan dan edukasi anak. Pastikan juga bahwa day care tersebut memiliki ahli pendidikan anak, ahli gizi anak, dokter, juga psikolog anak.
3. Memiliki program yang terstruktur
Memiliki rutinitas sangatlah penting bagi kehidupan anak. Oleh karena itu, pastikan daycare memiliki program yang terstruktur setiap harinya.
Lebih baik lagi jika tempat penitipan anak memiliki kurikulum pendidikan yang jelas untuk membantu memberikan stimulasi yang sesuai dengan perkembangan anak.
4. Aturan daycare jika ada anak yang sakit
Salah satu hal yang dikhawatirkan orangtua saat menitipkan anaknya di daycare kemungkinan anak tertular penyakit dari anak lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menanyakan kebijakan daycare jika ada anak yang sakit.
Usahakan untuk memilih daycare yang selalu memeriksa suhu tubuh anak saat kedatangan. Daycare yang baik juga memiliki kebijakan untuk memulangkan anak yang demam, sedang menderita penyakit menular yang cukup serius, atau memiliki semacam ruang isolasi khusus untuk anak yang sedang sakit.
5. Keamanan daycare terjamin
Demi keamanan si Kecil, sebisa mungkin pilihlah daycare yang berada di lantai dasar dan tak berada di tepi jalan raya. Atau jika daycare tidak berada di lantai dasar, pastikan ada pintu pagar terkunci di tepi tangga untuk mencegah anak terjatuh dari tangga.
Pastikan pula tangganya dilapisi dengan kain yang tebal (seperti karpet). Jika daycare terletak di tepi jalan raya, pastikan bahwa ada petugas keamanan di ruang depannya.
Tak hanya itu, sebaiknya pilihlah daycare yang memiliki fasilitas CCTV yang memadai untuk memberi Kamu kesempatan untuk ikut mengawasi anak.
6. Kebersihan daycare
Pastikan tempat penitipan anak memiliki standar kebersihan yang baik. Tanyakan jadwal membersihkan ruangan, mainan, dan mengganti seprei tempat tidur.
Sebaiknya semua mainan anak dan seprei tempat tidur anak dibersihkan setidaknya seminggu sekali menggunakan air mengalir, sabun, dan desinfektan bila diperlukan.
7. Kualitas makanan di daycare terjamin
Sebagian daycare meminta orangtua yang menyediakan makanan bagi anak, sedangkan sebagian lainnya menyediakan makanan. Jika anak masih minum ASI, pastikan bahwa day care bisa memfasilitasi pemberian ASI punya tempat penyimpanan ASI yang memadai.
Jika makanan disediakan oleh pihak daycare, mintalah informasi mengenai pihak yang menyediakan kateringnya dan pastikan bahwa kateringnya memiliki sertifikat ISO 22000.
8. Testimoni dari orangtua yang menitipkan anak di daycare tersebut
Luangkan waktu sejenak agar bisa bertemu dengan orangtua lainnya yang sedang mengantar atau menjemput anaknya. Tanyakan testimoni dari mereka mengenai kelebihan dan kekurangan day care tersebut. Jadikan itu sebagai bahan pertimbangan Kamu sebelum mengambil keputusan.
9. Daycare memiliki izin resmi dari pemerintah
Terakhir tapi tak kalah penting adalah tempat penitipan anak harus memiliki izin resmi dari dinas pendidikan dan pemerintah setempat. Hindari menitipkan anak di tempat penitipan yang tak memiliki izin usaha yang jelas karena keamanan dan kualitasnya tak dapat dipertanggungjawabkan.
10. Lihatlah nutrisi yang diberikan
Nutrisi merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan saat memilih daycare untuk anak. Mengapa Nutrisi Penting?
Makanan bergizi seimbang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Anak-anak membutuhkan asupan energi yang cukup untuk bermain dan belajar sepanjang hari.
11. Kedisiplinan
Kedisiplinan dalam konteks daycare tidak hanya berarti aturan yang ketat, tetapi lebih kepada adanya struktur dan rutinitas yang konsisten untuk membantu anak belajar dan berkembang.
Rutinitas yang konsisten di daycare membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan baik seperti waktu tidur, makan, dan belajar.
Khusus untuk poin ke-2 di atas, baiknya Anda meminta rekomendasi dari dinas pendidikan setempat. Sebab jasa penitipan anak tidak hanya sekadar mengasuh anak dan memberinya makan secara terjadwal saja, tetapi ada tugas mendidik selama anak-anak dalam masa pengasuhan.
Berkenaan dengan hal itu, bisnis ini harus diampu oleh orang-orang yang memang kredibel dalam dunia pendidikan anak dan parenting. Oleh sebab itu, diperlukan rekomendasi dari Dinas Pendidikan setempat untuk mengurus perizinan bisnis ini.
(ori)