Dari 49 anak, 31 di antaranya meninggal dunia. Pasien yang pulang 7 orang. Sementara ada 11 anak yang sekarang masih dirawat di rumah sakit.
"Bayangkan, lebih dari 50 persen (angka kematiannya)," kata Dirut RSCM Lies Dina Liastuti dalam keterangan persnya dilansir Antaranews, Kamis (20/10/2022).
Lies mencatat total kasus pasien gangguan ginjal akut progresif atipikal sebanyak 49 anak dari Januari tahun ini. Dalam catatan RSCM, kasus melonjak pada Agustus menjadi 8 pasien dan naik lagi menjadi 20 pasien pada September.
"Jadi kondisinya saat ini yang sudah masuk ke RSCM dari Januari sampai hari ini adalah 49 anak dengan gagal ginjal akut. Dari 11 orang yang dirawat, 10 di antaranya masih di PICU. Satu anak masih di UGD, baru masuk," ujarnya.
Dia mengatakan dari ketujuh pasien yang dinyatakan sembuh memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses pemulihan sekitar lebih dari tiga minggu.
Menurut Lies, kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal didominasi pasien balita dengan pasien yang paling muda berusia 8 bulan dan paling tua berusia 8 tahun.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”