Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home global news detail berita
Hari Santri

Menag: Saat Indonesia Memanggil, Santri Selalu Siap

Muhajirin Sabtu, 22 Oktober 2022 - 10:33 WIB
Menag: Saat Indonesia Memanggil, Santri Selalu Siap
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memimpin upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2022 di Kementerian Agama, Sabtu (22/10/2022) (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, santri tidak pernah mengatakan jika Indonesia membutuhkan kiprah mereka. Dalam sejarahnya, santri selalu terlibat aktif dalam setiap etape perjalanan Indonesia.

"Ketika Indonesia memanggil, Santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara," kata Yaqut dalam upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di halaman Kemenag RI, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2022).

Dulu, kata Yaqut, ketika Indonesia masih di bawah penjajahan kolonial, para santri turun ke medan laga melawan penjajah menggunakan senjata bambu runcing. Senjata itu terlebih dahulu diberikan doa oleh para kiai agar santri tidak gentar melawan musuh.

Baca Juga: Upacara Hari Santri Nasional, Peserta Kenakan Sarung dan Peci

Di Surabaya, ada Resolusi Jihad yang digelorakan oleh KH Hasyim Asy'ari. Resolusi itu membakar semangat pemuda Surabaya melawan Belanda. Di Semarang, ketika pecah pertempuran lima hari, para santri turut berada di garda terdepan perjuangan.

"Di tempat lain juga sama. Santri selalu terlibat aktif dalam peperangan melawan penjajah," ujar Yaqut.

Saat santri sudah merdeka, santri juga tidak absen. KH Wahid Hasyim adalah salah satu santri yang terlibat secara aktif dalam pemerintahan di awal-awal kemerdekaan. Dia dan tokoh-tokoh agama lain turut memperjuangkan kemaslahatan umat dan agama-agama yang ada di Indonesia.

"Pasca kemerdekaan Indonesia, santri lebih semangat lagi memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Santri tidak hanya asik dengan dirinya sendiri, tapi terlibat secara aktif di dunia politik, pendidikan, sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, selain juga kegiatan-kegiatan keagamaan," tutur Yaqut.

Baca Juga: Santri Harus Bermimpi Besar, Ini Tips Sukses Setelah Lulus Pesantren

Catatan-catatan itu menunjukkan santri dengan segenap kemampuannya bisa menjadi apa saja. Sehingga mengasosiasikan santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja sangat tidak tepat.

"Santri sekarang telah mampu merambah di berbagai bidang profesi, memiliki keahlian yang berbagai macam, bahkan mampu menjadi pemimpin negara," kata Yaqut.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan