Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 10 Juli 2026
home global news detail berita

Takbiran di Bali Tetap Berjalan Beriringan dengan Nyepi, Namun Waktunya Dibatasi

lusi mahgriefie Kamis, 05 Maret 2026 - 09:30 WIB
Takbiran di Bali Tetap Berjalan Beriringan dengan Nyepi, Namun Waktunya Dibatasi
Menteri Agama Nasaruddin Umar
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sejumlah persiapan menjelang Idul Fitri telah dilaporkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada Presiden Prabowo Subianto. Termasuk diantaranya soal pengaturan pelaksanaan takbiran yang berdekatan dengan peringatan Hari Nyepi di Bali.

Hal tersebut disampaikan Menag usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3).

Seperti diketahui, perayaan Nyepi dan malam takbiran yang menandai Idul Fitri sudah tiba berada di waktu berdekatan. Terkait hal ini Menag menjelaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi potensi dinamika yang muncul

Menurutnya, koordinasi telah dilakukan dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat di Bali guna menjaga keharmonisan antarumat beragama.

"Saya juga melaporkan persiapan lebaran akan datang karena beberapa tempat ya tanggal 19 itu kan Hari Nyepi. Hari Nyepi kita tahu tidak boleh ada suara-suara berisik, tidak boleh ada kendaraan dan sebagainya padahal malam itu juga ada teman-teman kita takbir," ujar Menag.

Baca juga: Pakar Budaya Paparkan Sejarah Malam Takbiran di Nusantara

Menag menuturkan bahwa hasil koordinasi menunjukkan adanya kesepakatan bersama agar kedua perayaan keagamaan tersebut tetap dapat berjalan dengan saling menghormati.

Pemerintah bersama tokoh masyarakat di Bali telah menyepakati mekanisme pelaksanaan takbiran yang disesuaikan dengan ketentuan Nyepi.

"Alhamdulillah kami melaporkan kepada Bapak Presiden sudah ada persepakatan kami dengan pemerintah setempat dengan tokoh-tokoh masyarakat di Bali bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi, cuma syaratnya ya Nyepi-nya berjalan tapi takbirnya juga berjalan, cuma tidak pakai sound system dan dibatasi waktunya juga dari jam 6 sampai jam 9," jelasnya.

Baca juga: 9 Amalan yang Dianjurkan di Malam Takbiran hingga Lebaran

Selain itu, Nasaruddin Umar juga menyinggung kemungkinan perbedaan penetapan Idul Fitri di Indonesia. Ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut merupakan hal yang lazim terjadi dalam kehidupan beragama di tanah air dan akan ditentukan melalui sidang isbat.

"Dan lebarannya pun juga ya perbedaan itu kita terima sebagai suatu hal yang biasa di Indonesia. Nanti kita akan lihat sidang isbat penentuannya kapan pastinya akan Idulfitri nanti akan datang," kata Nasaruddin.

Menag pun menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga suasana toleransi dan kerukunan antarumat beragama, terutama dalam momentum hari-hari besar keagamaan yang berdekatan waktunya.

Momentum berdekatan antara Nyepi dan malam takbiran pun menjadi contoh nyata betapa kuatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia, nilai yang harus terus dijaga dan diperkuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berdasarkan kalender masehi tahun 2026, Hari Raya Nyepi jatuh pada 19 Maret 2026. Sementara untuk Idul Fitri, terdapat dua pendapat dimana Muhammadiyah telah menetapkan 20 Maret 2026 sebagai 1 Syawal, sedangkan pemerintah diperkirakan pada 21 Maret 2026. Untuk kepastiannya, pemerintah baru akan menggelar sidang isbat ada 19 Maret 2026.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 10 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan