LANGIT7.ID, Semarang - Komunitas Ontel Sepeda Kuno Kudus menggelar peringatan Hari Kemerdekaan, HUT ke-76 RI dengan napak tilas ke Stasiun Kereta Api Wergu Kulon. Lokasi tersebut merupakan tempat peristiwa pertempuran para pejuang melawan penjajah Belanda.
Sebelum napak tilas, 30-an anggota Komunitas Ontel Sepeda Kuno Kudus tersebut terlebih dahulu menggelar upacara bendera dipimpin Letkol Purn Sukardi. Kemudian dilanjutkan dengan napak tilas ke Jalan Kiai Agus Salim di Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota.
Koordinator Komunitas Ontel Sepeda Kuno Kudus, Sancaka Dwi Supani mengungkapkan, tujuan kegiatan ini untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda bahwa Kudus memiliki tempat bersejarah perjuangan kemerdekaan.
BACA JUGA: Komunitas Seribu Sehari Tak Lelah Beri Bantuan ke Dhuafa"Salah satu saksi sejarahnya Stasiun Kereta Api Wergu yang merupakan tempat pertempuran dengan penjajah Belanda yang kebetulan menaiki kereta api menuju Kudus," kata Sancaka, Selasa (17/8/2021).
Sebelumnya, kata dia, rombongan serdadu Belanda yang menaiki kereta api menuju Kudus sudah dicegat di wilayah Tanggulangin yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Demak, namun para pejuang kalah dalam pertempuran.
Pertempuran kembali terjadi di Jalan Mayor Kusmanto dan terakhir di Stasiun Kereta Api Wergu Kulon yang hingga kini masih ada bekas peluru yang menembus kaca pada atap stasiun.
"Para pejuang lebih banyak bersenjatakan bambu runcing, meskipun ada yang membawa senjata api hasil rampasan. Sedangkan penjajah bersenjata api semuanya sehingga terjadi penembakan secara membabi buta hingga mengenai kaca sebagai pemanis atap stasiun kereta api," ujarnya.
Dengan adanya napak tilas tersebut, kata dia, dapat mengenang langsung dan mengingatkan kepada semua pihak bahwa harus hidup rukun demi menjaga kesatuan bangsa.
Dia juga berharap bekas stasiun kereta api yang saat ini dalam kondisi tidak terawat bisa dimanfaatkan untuk festival jajan pasar setiap akhir pekan, sehingga nantinya tetap terjaga kebersihan dan generasi mudanya juga bisa mengetahui sejarah perjuangan para pahlawan di Kudus sebelumnya.
SUMBER: Antaranews(bal)