LANGIT7.ID - , Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (
Kominfo) akan mendirikan posko untuk masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai migrasi siaran
televisi analog ke digital (Analog Switch Off/ASO) yang tahap akhirnya pada 2 November 2022.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G.Plate mengatakan, pendirian posko ditujukan agar saat ASO, masyarakat miskin membutuhkan set top box (STB) mendapatkan pelayanan dari pemerintah.
Baca juga: Siaran TV Analog di Jabodetabek akan Dimatikan Oktober 2022“Kami akan meneliti untuk beberapa wilayah kabupaten dan kota atau provinsi di Indonesia untuk segera dilakukan Analog Switch Off sesuai kesiapan wilayah masing-masing. Pada saat Analog Switch Off
Jabodetabek, pemerintah juga menyiapkan posko,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Rabu (26/10/2022).
Menurut Johnny, apabila ada televisi masyarakat belum bisa menerima siaran digital karena ketersediaan STB bagi keluarga miskin maka Kominfo akan melayani sedapat mungkin.
“Kementerian Kominfo juga menyediakan akses kontak layanan melalui nomor telepon 159 atau chatbot Whats App di nomor 08118202208. Masyarakat juga bisa mengakses laman website https://siarandigital.kominfo.go.id/,” tutur Johnny.
Bagi masyarakat menengah yang masih menggunakan TV nondigital, Menteri Johnny mengimbau agar segera beralih ke layanan digital dengan
set top box.
“Sekali lagi kepada masyarakat menengah yang masih mempunyai televisi tabung atau televisinya belum memenuhi standar televisi digital yang disebut dengan DVBT2, kami minta untuk segera memasang set top box di televisinya masing-masing sehingga pada saat tanggal 2 November dapat menikmati siaran digital yang lebih jernih, lebih bersih, lebih tinggi kualitasnya dan lebih banyak kanal-kanalnya,” ucapnya.
Baca juga: 30 April Siaran Analog Dihentikan, Wilayah Ini Kebagian Siaran Digital DuluanJohnny menuturkan, pada awal penghentian siaran televisi analog ke digital, masyarakat dapat menikmati penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung di Qatar pada 20 November 2022.
“Untuk menyaksikan Piala Dunia 2022, masyarakat yang juga telah memiliki televisi digital dengan menggunakan STB akan dapat menikmati kualitas siaran yang lebih baik,” tutur Johnny.
(est)