Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan sejumlah manfaat Analog Switch Off atau penghentian siaran tv analog bagi masyarakat. Salah satunya berupa siaran yang lebih jernih dan teknologi canggih.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut ada tujuh stasiun televisi masih bersiaran analog setelah pemerintah migrasi atau Analog Switch Off (ASO).
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPIS) Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan sejumlah channel televisi baru kepada masyarakat, selain televisi yang sudah established dikenal masyarakat selama ini.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan mendirikan posko untuk masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai migrasi siaran televisi analog ke digital (Analog Switch Off/ASO) yang tahap akhirnya pada 2 November 2022.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomifno) mengumumkan ASO tetap dilaksanakan pada 2 November 2022.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan penundaan migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) di wilayah Jabodetabek.
Kominfo mempertimbangkan hasil evaluasi penerapan ASO dengan menyesuaikan sistem pelaksanaan dalam rangka mengefektifkan dan meminimalisir potensi kendala akses siaran masyarakat. Pendekatan ini disebut dengan pendekatan multiple ASO.
Multiple ASO merupakan penerapan penghentian siaran TV analog yang dilakukan secara terus-menerus sampai batas akhir migrasi penyiaran pada 2 November 2022.
Jadwal dan tahapan ASO sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.