LANGIT7.ID, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPIS) Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan sejumlah channel televisi baru kepada masyarakat, selain televisi yang sudah
established dikenal masyarakat selama ini.
Wakil Ketua KPID Provinsi DKI Jakarta, Rizky Wahyuni mengatakan bahwa market size penyiaran di Jabodetabek merupakan terbesar di seluruh Indonesia. Dan salah satu kunci penting jalannya digitalisasi ditandai dengan ASO.
"ASO adalah proses penghentian di kota-kota besar seperti di Jabotabek ini. Jika ASO di Jabodetabek dilaksanakan dengan baik, maka akan memberikan implikasi besar pada industri broadcast nasional," kata Rizky dalam keterangannya Rabu (2/11/2022).
Dalam proses pengenalan ini, KPID DKI Jakarta bakal menggelar Jakarta Broadcasting Expo (JBeX) 2022, pada 9-10 November 2022 mendatang di gedung Bali Kota DKI Jakarta.
Baca juga: Kominfo Buka Posko Penanganan Bantuan STB di JabodetabekRizky Wahyuni menyampaikan, JBex 2022 bertujuan untuk memperkenalkan tentang digitalisasi penyiaran, terutama televisi-televisi di Indonesia khususnya Jakarta kepada masyarakat.
Menurut Rizky, masyarakat Indonesia saat ini tengah memasuki era digitalisasi penyiaran yang ditandai dengan ASO hari ini, sehingga JBex 2022 hadir dalam rangka meyambut era digitalisasi penyiaran.
"Kami mengadakan kegiatan JBeX di mana salah satu tujuannya adalah memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat terkait digitalisasi penyiaran. Karena biasanya jika kita bicara digital, masyarakat tahunya digital internet saja," kata Rizky.
Rizky menjelaskan JBeX tahun 2022 bekerja sama dengan stakeholders penyiaran bersama mewujudkan masyarakat peduli penyiaran DKI Jakarta. Kemudian, kata Rizky, semua program di acara ini dirancang untuk memperkuat era digitalisasi saat ini.
"Mulai dari komitmen kepedulian terhadap penyiaran oleh pemerintah, penguatan kapasitas masyarakat melalui literasi, penguatan pemahaman peraturan oleh Lembaga Penyiaran dan mempersiapkan kualitas SDM penyiaran melalui choaching dan lomba presenter yang kami adakan. Semoga dapat didukung dan acara berjalan dengan lancar," tandasnya.
Baca juga: Menkominfo Ajak Warga Nonton Piala Dunia 2022 Lewat TV DigitalJBeX terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya Pameran Penyiaran, Deklarasi Masyarakat Peduli Penyiaran, Training of Training Penyuluh Penyiaran, Seminar dan Literasi Penyiaran, Choaching dan Lomba Presenter, Cerdas Cerdas Cermat P3SPS (Pedoman Prilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) serta panggung hiburan.
Diketahui bahwa, digitalisasi penyiaran akan ditandai dengan penghentian siaran TV analog atau ASO (Analog Switch Off) untuk selanjutnya beralih ke siaran TV digital. Batas akhir sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yakni 2 November 2022.
(sof)