Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Santri Harus Paham Keislaman, Kebangsaan, dan Keindonesiaan

hasanah syakim Ahad, 30 Oktober 2022 - 12:00 WIB
Santri Harus Paham Keislaman, Kebangsaan, dan Keindonesiaan
Santri Harus Paham Keislaman, Kebangsaan, dan Keindonesiaan. Foto: Hasanah.
LANGIT7.ID, Jakarta - Proyeksi Indonesia emas 2045 menjadi salah satu mimpi bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kuat, sehingga ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama oleh generasi muda sebagai penerus bangsa.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Oman Fathurahman menjelaskan bangsa Indonesia harus memikirkan bahwa yang membedakan Indonesia, dengan negara-negara lain, salah satunya ciri religiusitas dan keberagamaan di Indonesia yang begitu khas.

"Untuk memahami Indonesia, santri harus paham bahwa spiritualitas, tidak akan pernah bisa hilang dari aktivitas berbangsa dan bernegara. Misalnya kalau di negara lain mungkin ekstrem memisahkan agama dari negara, sehingga jadi negara sekuler," kata Prof Oman saat ditemui di kediamannya baru-baru ini.

Lebih lanjut, Prof Oman mengatakan, ada juga negara yang berlandaskan pada satu agama saja, akan tetapi di Indonesia sendiri menjadi khas karena bukan negara sekuler, bukan juga negara yang memisahkan agama dari negara.

"Jadi pada saat yang sama Indonesia juga bukanlah negara yang berlandaskan pada salah satu agama. Dalam undang-undang kita, dari presiden hingga ke bawah sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, anti kekerasan dan lainnya," ujarnya.

Selanjutnya, Prof Oman menuturkan banyak sekali dapat diambil dari agama termasuk sopan santun, adab, dan lainnya banyak sekali. Akan tetapi itu tidak menjadi ideologi negara karena heterogenitas atau keragaman bangsa Indonesia.

Baca Juga: Wapres Minta Santri Optimalkan Peluang Ekonomi Kreatif Berbasis Digital

"Keragaman bangsa kita yang agamanya macam-macam mungkin enam agama itu yang mayoritas dipeluk oleh orang Indonesia, tapi kan ada juga agama-agama lokal sehingga dengan tidak menganut pada tidak berlandaskan pada satu agama, maka memungkinkan untuk mengayomi semuanya," ujarnya.

Prof Oman juga berharap para santri di Indonesia mempunyai pemahaman tentang keislaman, kebangsaan, dan keindonesiaa harus mulai dari membangun kesadaran betapa beragamnya Indonesia.

"Harus dipahami juga dari situ sehingga yang harus dilakukan selanjutnya adalah bagaimana kita menempatkan diri di tengah keragaman itu, jangan merasa benar sendiri kemudian yang lain salah dan tidak berhak hidup di Indonesia," jelas dia.

Masyarakat Indonesia juga jangan merasa hanya dirinya sendirilah yang paling berhak menikmati kemakmuran Indonesia, dan yang lain tidak. Prof Oman juga menyampaikan untuk tidak merasa paling benar tafsir agamanya, kemudian yang lain tidak benar.

"Bagi saya ini penting dalam konteks hari santri karena dengan era digital yang sekarang, arus informasi demikian deras. Kemudian hoaks juga sering bertebaran di mana-mana, itu potensi konflik yang didasarkan sentimen agama itu sering kali muncul," katanya.

Dengan demikian, menurut Prof Oman apabila para santri tidak mempunyai wawasan keislaman dan kebangsaan yang luas, maka sulit untuk Indonesia untuk mencapai Indonesia emas yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

"Kalau di bawah di akar rumput itu masih ribut gara-gara perbedaan-perbedaan yang ada. Dan nyatanya perbedaan itu sesuatu yang tidak bisa disangkal yang memang itu anugerah Allah, sehingga itulah yang saya kira penting," tuturnya.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)