Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Istighfar, Salat, hingga Umrah, Cara Muslim Jeda dari Masalah

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 01 November 2022 - 07:01 WIB
Istighfar, Salat, hingga Umrah, Cara Muslim Jeda dari Masalah
Ilustrasi muslimah berdoa setelah salat. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Penulis buku High Class Respons, Harri Firmansyah mengatakan berhenti sejenak menjadi cara seorang muslim merespons suatu kejadian. Menurutnya,beristighfar, berdoa, salat hingga umrah adalah cara-cara jeda sejenak yang tanpa sadar dilakukan seorang muslim.

"Sediakan waktu 6 detik untuk berhenti sejenak, lalu tarik dan keluarkan nafas. Setelahnya introspeksi diri," kata Harri dalam kajian virtual bertajuk Take An Off, Jeda untuk Kembali Bangkit, Senin (31/10/2022).

Baca juga: Keutamaan Luar Biasa Sayidul Istigfar yang Dibaca Pagi Petang

Dia menambahkan, dengan engambil jeda sejenak dan keluar dari rutinitas membawa seorang muslim ke atas atau ke luar dari labirin permasalahan yang memusingkan maupun merusakkan.

"Berhenti sejenak kita keluar dari itu untuk kemudian kita masuk lagi," ujar Kang Harri sapaan akrabnya.

Dia melanjutkan, tujuan berhenti sejenak adalah untuk mengambil keputusan. Karena memang untuk mengambil keputusan membutuhkan proses yang panjang. Maka itu, ia menyarankan untuk take an off atau jeda sejenak ketika terjadi sesuatu, sebelum langsung merespons sesuatu.

"Kalau ada sebuah kejadian sebetulnya Allah menyediakan berbagai probabilitas untuk kita memilih merespons mana yang kita ambil, tetapi kebanyakan dari kita tidak pakai pilihan itu. Padahal itu privilege buat kita. Karena kita adalah makhluk Allah yang punya logika dan perasaan. Ngecek dulu pikiran dan perasaan kita itu privilege banget serta keuntungan kita sebagai manusia," katanya.

Baca juga: Begini Cara Muslimah Sudah Menikah Berbakti pada Orang Tua

Lebih lanjut, Founder High Performa Consulting itu berkata selama take an off, pikirkan kembali tujuan hidup dan nilai-nilai yang menggerakkan hingga kendala diri.

"Taken an off itu menjadi penting karena akan menggeser respons yang tadinya reaktif, menjadi respons yang proaktif," ucap Kang Harri.

"Diam itu sudah merespons. Di beberapa titik diam itu emas tetapi di banyak titik tidak bisa kita diam. Kita harus ambil tindakan dan tindakannya harus melibatkan banyak orang tidak cukup untuk kita sendiri. Merespons itu untuk kebaikan banyak orang," lanjut dia.

Dia menekankan, semakin besar permasalahan, maka makin panjang pula seorang muslim memutuskan keputusan tersebut.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)