LANGIT7.ID - , Jakarta - Agama Islam mewajibkan seorang anak berbakti kapada kedua orang tuanya. Sementara bagi seorang
muslimah yang sudah
menikah, diwajibkan berbakti dengan suami.
Lantas, bagaimana cara wanita yang telah menikah untuk berbakti kepada kedua orang tuanya?
Pembina Yayasan Indonesia Bertauhid,
Ustaz Raehanul Bahraen mengatakan urutan bakti seorang muslimah adalah pada suaminya terlebih dulu,
baru ke orang tua.
Baca juga: Tradisi Sungkeman Idul Fitri, Bentuk Bakti Anak pada Orang Tua"Urutannya dia berbakti kepada suaminya dulu baru kepada orang tuanya. Tapi ketika berbicara urutan bukan berarti dikontradiksikan," ujar Ustaz Raehanul dalam kajian "Memahami
Psikologi Orang Tua Sepuh" yang diikuti Langit7 di Masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta, Jumat (23/9/2022).
Meski demikian, lanjut dia hal tersebut dilakukan jika terdapat perbedaan kepentingan.
"Misalnya urutan pertama suami, kemudian orang tua kedua. Jangan langsung dikontradisikan. Itu sebenarnya mengikuti urutan kalau terjadi perbedaan kepentingan, maka dahulukan suami," kata dia.
"Misal suami bilang ayo ikut ke
Papua karena saya ditugaskan ke sana. Tapi orang tua bilang jangan. Harus pilih yang mana? Ya tentu harus pilih suami," lanjut alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta itu.
Lebih lanjut, ustaz yang juga berprofesi sebagai dokter umum itu menuturkan berbakti kepada suami maupun orang tua bisa dijalankan secara 100 persen.
Baca juga: Ingin Tahu Bagaimana Masa Depanmu? Berbaktilah kepada Orang Tua"Kalau orang tua masih sehat cuma penyakitnya yang ringan-ringan, itu berbaktinya sangat mudah tinggal ajak mereka bercerita, kalau kita jauh video call dengan mereka lihatkan cucunya juga," tuturnya.
"Jangan membuat aturan kalau misalnya sudah menikah ke suami berbaktinya 70 persen, orang tua 30 persen. Bukan begitu, maksudnya 100 persen, ya 100 persen dan itu bisa diatur," pungkas Ustaz Raehanul.
(est)