LANGIT7.ID - , Jakarta - Memahami
tumbuh kembang anak merupakan bagian penting dalam pola pengasuhan. Tumbuh dan kembang anak tak hanya mencakup pada perubahan fisik saja, namun juga perubahan pada
emosi,
perilaku, pemikiran, bicara, dan kepribadian.
Karena itu, orang tua perlu mencatat setiap tahap tumbuh kembang anak untuk memastikan perkembangannya sudah optimal. Selain itu orang tua juga harus mewaspadai
red flag atau tanda adanya hambatan pada
perkembangan motorik anak.
Baca juga: 3 Kunci Pendukung Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Wajib TahuBerikut red flag atau tanda bahaya perkembangan motorik bayi yang dijelaskan oleh dokter spesialis anak
dr Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A.
"Bayi terlalu letoy
(floppy) atau bayi kaku kaki tangannya
(stiff). Perkembangan motoriknya menyimpang, misal genggamannya nggak seimbang kiri-kanan, duduknya asimetrik, bayi bisa berdiri dulu baru bisa duduk," ujar dr Denta dikutip dari akun Twitter @sdenta dan sudah mendapatkan izin, Rabu (2/11/2022).
Kemudian, lanjut dr Denta, kehilangan kemampuan. Misal bila sebelumnya bisa duduk, tetapi tiba-tiba tidak bisa duduk tegak. Di kondisi lain, bila sebelumnya bayi bisa jalan, namun tiba-tiba mengesot atau merangkak terus ke sana ke mari.
dr Denta juga menyebut tanda-tanda adanya hambatan pada perkembangan motor lain seperti tidak kontrol kepala di usia 4 bulan. Selain itu, anak tidak bisa duduk tanpa ditopang di usia 7 bulan.
Tidak bisa berjalan pada usia 15 bulan atau tidak bisa berlari usia 24 bulan, menjadi tanda berikut yang diseBacabutkan dr Denta.
Baca juga: Pentingnya Orang Tua Mendongeng Untuk Tumbuh Kembang AnakGenggaman tangan bayi pun harus diperhatikan orang tua untuk melihat ada atau tidak hambatan.
"Genggaman tangan bayi tidak terbuka pada usia 4 bulan. Dan terkahir, tidak bisa meraih benda pada usia 6 bulan," jelasnya.
Bila melihat salah satu tanda di atas, dr Denta berpesan pada orang tua agar segera memeriksakannya ke dokter.
"Jika ditemukan salah satu saja red flag. Langsung dibawa ke tenaga profesional ya. Semangat," pungkasnya.
(est)