LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia dengan segudang budaya daerah. Bahkan banyak budaya khas daerah yang diimplentasikan pada bangunan rumah ibadah, salah satunya yaitu Masjid Raya Sumatera Barat atau juga dikenal sebagai Masjid Mahligai Minang.
Dilansir laman resmi Pemerintah Kota Padang, pembangunan masjid tersebut memakan dana sebesar Rp500 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi Sumatera Barat. Diawali peletakan batu pertama pada 21 Desember 2007, pembangunan masjid rampung pada 4 Januari 2019.
Proses pembangunan masjid dilakukan secara bertahap, mulai dari pekerjaan persiapan, pengurukan tanah, dan pemasangan struktur bangunan. Kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan ruang salat dan tempat wudu, hingga pemasangan keramik pada lantai dan ukiran sekaligus kaligrafi pada dinding bagian luar (fasad).
Baca Juga: 3 Masjid Tertua di Indonesia, Berusia Lebih dari 400 TahunArsitektur masjid mengusung konsep bagunan khas Minangkabau dengan ciri bangunan berbentuk gonjong. Hebatnya, karena arsitektur bangunan khas daerah yang dikombinasikan dengan interior modern, Masjid Raya Sumatera Barat mendapatkan penghargaan internasional Abdulllatif Al Fozan Award for Mosque Architecture dari Arab Saudi periode 2017–2020.
Rizal Muslimin merupakan seseorang di balik berdirinya salah satu masjid terbesar di Indonesia ini. Ide kreatifnya dituangkan ketika mengikuti sayembara desain Masjid Raya Sumatera Barat. Sayembara tersebut diikuti oleh 323 arsitek dari berbagai negara pada tahun 2007.
Kini Masjid Raya Sumatera Barat beridiri megah dengan tiga lantai yang dibangun di lahan seluas sekitar 40.000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 18.000 meter persegi. Untuk daya tampung sendiri secara keseluruhan mencapai hingga 20.000 jamaah.
Baca Juga: Spice and Rice Festival G20 Sajikan Beragam Kelezatan Rempah Nusantara(zhd)