Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home global news detail berita

Indonesia Tak Akan Merdeka Tanpa Perjuangan Ulama dan Santri

Muhajirin Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:31 WIB
Indonesia Tak Akan Merdeka Tanpa Perjuangan Ulama dan Santri
Ilustrasi kemerdekaan Republik Indonesia. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua PP GP Ansor H Hadi M Musa Said menegaskan, perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah tak bisa lepas dari peran para ulama, kiai, hingga santri. Itu terlihat dari perjuangan serta komitmen nasionalisme yang kuat untuk dapat melepaskan Nusantara dari cengkraman penjajah.

"Terlihat dari petikan kalimat Pembukaan UUD 45 alinea ketiga yakni, Atas Berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa merupakan usulan Kiai Abdul Wahab. Itu menandakan peran para ulama dan pesantren sangat luar biasa," kata Hadi dikutip dari laman resmi NU, Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Sulsel Siap Ekspor 716.000 Ton Komoditas

Hadi mengatakan, para kiai selalu menanamkan semangat berjuang kepada santri. Maka, tak heran jika semangat nasionalisme tertanam kuat bahkan mendarah daging dalam kehidupan santri.

Itu merupakan keistimewaan besar yang perlu dijaga dan dilestarikan. Pasalnya, para santri adalah penerus tongkat estafet perjuangan para ulama terdahulu. Para santri di Indonesia senantiasa menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan dengan penuh tanggung jawab.

"Tanpa adanya para ulama, kiai, ajengan, dan santri, saya tidak yakin Indonesia masih bisa bertahan," ujarnya.

Di usia Indonesia yang ke-76, para santri bertanggung jawab memulihkan martabat kebangsaan, membangkitkan semangat keindonesiaan dan kebersamaan. Pasalnya, saat ini nilai-nilai tersebut mulai hilang, bahkan ada beberapa kelompok yang kelilipan pada perjalanan bangsa ini.

Baca Juga: Anak-Anak Punk Upacara HUT ke-76 RI, Ternyata Santri Tasawuf Underground

"Kalau kata para ulama, memerdekakan adalah tugas kami, tapi mengawal kemerdekaan, menjaga kedaulatan Indonesia, itu tugas santri," ucapnya.

Maka itu, kata dia, keshalehan ritual dan sosial harus diperkuat. Dengan modal itu, santri harus terjun dan masuk ke dalam berbagai sektor kehidupan sosial masyarakat. Pasalnya, santri disiapkan untuk menjadi pemimpin. Untuk mewujudkan itu, santri harus membekali diri dengan berbagai macam keilmuan umum dan keagamaan.

'Karenanya harus tercipta santri ahli teknologi, hukum, sejarah, ekonomi, kedokteran. Tentunya yang berjiwa santri," ungkapnya.

Baca Juga:

Siap-Siap Ganti HP, Android Gingerbread ke Bawah akan Diskontinu

Rektor Al Azhar: Kemajuan Teknologi Kunci Entaskan Masalah Kedaulatan Pangan


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)