LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (RI) sepakat untuk memperkuat kerja sama dengan Bayt Zakat dan Sedekah Mesir. Hal ini disampaikan Sekretaris Baznas RI, Muchlis M Hanafi. Muchlis menuturkan, kedua pihak sepakat dan sangat antusias dalam meningkatkan kerja sama di berbagai bidang agama, terlebih kolaborasi ini juga memperkuat hubungan bilateral antar kedua negara.
"Baznas RI siap berkolaborasi dengan lembaga-lembaga zakat, di tingkat lokal, regional, dan internasional, termasuk Bayt Zakat dan Sedekah Mesir," kata Muchlis dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11/2022).
Tak hanya itu, Muchlis turut menegaskan prinsip dalam pengelolaan zakat yang sering dikemukakan pimpinan Baznas, yaitu aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI (3A).
Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bayt Zakat, Mayjen Muhammad Amru Lutfi berharap, kerja sama antara kedua pihak akan terus meningkat. Terutama dalam pengelolaan zakat dapat terwujud dan semakin diperkuat.
Baca Juga: Tips Parenting Islami, Didik Anak Sedekah selain Menabung"Saling tukar pengalaman antar lembaga zakat sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan peran lembaga zakat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai tuntunan syariat," ujarnya.
Menurut dia, sebagai negara dengan umat muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki pengalaman yang sangat baik dalam pelayanan keagamaan, terutama dalam bidang pengelolaan haji dan zakat.
Dia turut menyampaikan, bahwa Bayt Zakat Mesir adalah sebuah lembaga independen yang didirikan pada 9 September 2014 berdasarkan undang-undang nomor 123 tahun 2014. Keberadaan lembaga ini berada di bawah supervisi Grand Syeikh Al-Azhar, Prof Dr Syeikh Ahmad Al-Thayyib.
Kunjungan Muchlis ke Bayt Zakat dan Sedekah Mesir ini dilakukan di sela-sela kegiatan Baznas RI di Mesir berupa peluncuran beasiswa kepada 300 mahasiswa Indonesia yang kuliah di Mesir dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri Wapres KH Mar'ruf Amin.
(zhd)