LANGIT7.ID, Washington DC -
Masyarakat muslim Amerika Serikat (AS) tengah merayakan momen bersejarah dalam Midterm Elections atau Pemilu Sela
Amerika Serikat 2022 yang digelar pada Selasa (8/11/2022). Sejumlah kandidat muslim memenangkan suara untuk duduk di sejumlah jabatan publik di Amerika Serikat.
Berdasarkan catatan Jetpac Resource Center dan
Council on American-Islamic Relations (CAIR), saat ini muslim di Amerika memecahkan rekor kemenangan selama pencalonan di Pemilu AS.
Sebanyak 145 kandidat muslim Amerika mencalonkan diri untuk jabatan lokal, negara bagian, dan federal dalam Pemilu Sela AS 2022. Termasuk 48 kandidat legislatif negara bagian yang mencalonkan diri di 23 negara bagian.
Baca Juga: Kandidat Wali Kota Chicago Komitmen Lindungi Muslim dan Komunitas Arab
Saat ini, sebanyak 29 legislator negara bagian muslim Amerika bertugas di 18 negara bagian. New York dan Minnesota memimpin kelompok dengan masing-masing tiga orang. Sebelumnya, pada 2017 hanya lima dari 29 pejabat legislatif terpilih yang merupakan muslim.
Melansir About Islam, kemenangan tersebut dinilai sebagai bukti kebangkitan komunitas muslim dalam politik Amerika.
“Ini juga sekaligus sebuah kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mewakili mereka dan memperjuangkan kepentingan mereka,” kata Direktur Eksekutif Nasional CAIR, Nihad Awad.
Baca Juga: Robert Crane, Eks Penasihat Presiden AS Jadi Mualaf setelah Memusuhi Islam
Nihad menantikan langkah selanjutnya dalam transformasi politik komunitas muslim Amerika dari suara-suara terpinggirkan yang kini justru menjadi pengambil keputusan.
Para pejabat yang baru terpilih itu, kata Nihad, membangun keberhasilan atas kerja keras selama puluhan tahun menampung aspirasi publik serta ikut dalam keterlibatan sipil.
“Kami menyerukan kepada semua pemimpin terpilih muslim Amerika untuk menarik inspirasi dari keyakinan Islam mereka dan bekerja untuk masa depan terbaik untuk semua warga negara Amerika,” ucap dia.
Baca Juga: Zahid Quraishi, Muslim Pertama Jadi Hakim Federal di Amerika Serikat
Direktur Eksekutif Jetpac Resource Center, Mohammed Missouri, mengaku terinspirasi oleh kemenangan bersejarah itu yang bisa dilihat dalam pemilihan lokal dan negara bagian di seluruh negeri. Ini menunjukkan komunitas muslim sedang membangun infrastruktur yang kokoh untuk kesuksesan jangka panjang.
“Keputusan kebijakan tentang pendidikan, perumahan, iklim, dan hak-hak sipil dibentuk oleh badan legislatif negara bagian dan untuk itu sangat penting bahwa suara umat Islam dapat terwakili dalam proses pembuatan kebijakan,” pungkas Missouri.
(jqf)