LANGIT7.ID - Bukan cuma peminum alkohol yang bisa mengalami perlemakan hati parah. Penyakit hati berlemak di kalangan non-peminum ini disebut non alcohol-fatty liver disease (NAFLD)
Kabar buruknya, kondisi tersebut menyebabkan kerusakan hati persis seperti kerusakan yang disebabkan alkohol, bedanya ini terjadi pada non-peminum.
Apa saja gejalanya? Tanda-tanda perlemakan hati parah yakni kehilangan selera makan, lemah, kelelahan, mual atau muntah, sakit perut atau kembung, dan gatal.
Bila dibiarkan NAFLD akan berkembang menjadi sirosis. Ini adalah tahap ketika sel-sel hati mengalami kerusakan yang tidak bisa diperbaiki sehingga mengeras dan membuat volume hati menyusut.
Berdasar penelitian Medline Plus, antara tujuh persen hingga 30 persen orang dengan NAFLD mengembangkan peradangan hati disebut steatohepatitis non-alkohol (NASH), yang menyebabkan kerusakan hati. Bila Kerusakan kecil terhadu maka hati masih dapat diperbaiki oleh tubuh.
Belum jelas apa yang menyebabkan NASH dan sirosis berkembang pada beberapa orang dengan NAFLD. Para peneliti sedang mempelajari beberapa kemungkinan mekanisme yang bisa dikaitkan dengan penyebab kondisi tersebut.
Ada beragam penyebab yang diduga kuat memiliki kaitan, mulai peradangan yang disebabkan oleh reaksi sistem imun terhadap jaringan lemak berlebih di hati, bahan kimia beracun (sitokin) yang dilepaskan oleh sel-sel hati atau sel-sel lemak, proses penghancuran diri sel-sel hati, dan efek molekul tidak stabil atau stres oksidatif.
Salah satu kemungkinan pemicu berkaitan dengan mikrobiota usus seseorang dan kemampuannya untuk menyerap nutrisi. Studi juga telah mengidentifikasi banyak perubahan genetik yang mungkin terkait dengan perkembangan NAFLD dan NASH.
Penyakit hati berlemak adalah kondisi yang sebenarnya sebagian besar dapat dicegah jika mau berkomitmen untuk gaya hidup sehat. Menurut Mayo Clinic, mempraktekkan diet sehat adalah benteng pertama dari NAFLD.
"Pilih pola makan nabati yang sehat yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan lemak sehat," demikian kata Mayo Clinic, seperti dilansir
Express, awal pekan ini.
Mayo Clinic juga menganjurkan menjaga berat badan ideal. Bila erat badan berlebih apalagi obesitas, kurangi jumlah kalori yang dimakan setiap hari dan tingkatkan frekuensi oleh raga. Gerak tubuh intens penting sebab itu satu-satunya cara membakar lemak secara signifikan.
(arp)