Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kaum Muslimin Dianjurkan Tamak dengan Rahmat Allah SWT

mahmuda attar hussein Rabu, 16 November 2022 - 07:00 WIB
Kaum Muslimin Dianjurkan Tamak dengan Rahmat Allah SWT
Ilustrasi berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Kaum muslimin dianjurkan tamak dengan rahmat Allah SWT di dunia. Namun hal ini bukan berarti umat Islam boleh cinta dunia, apalagi sampai berlebihan.

Pendakwah, Ustadz Khalid Basalamah mengatakan, saat sedang sehat, minta lah kesehatan ditambah. Begitu juga bila memiliki keturunan, minta lagi agar diberikan keturunan yang baik.

"Minta suatu nikmat ditambah lebih afdhal di sisi Allah SWT. Ini lebih baik ketimbang memint sudah datang musibah," kata Ustadz Khalid dalam potongan ceramahnya dikutip Rabu (16/11/2022).

Baca Juga: Pahami 5 Teori Kedudukan Harta dalam Islam, Awas Cinta Dunia

Bila kaum muslimin hidup sudah serba berkecukupan, lebih afdhal baginya untuk meminta kenikmatan yang terus bertambah. Sebab, Allah menginginkan seluruh hamba untuk tamak akan rahmat-Nya.

"Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah SWT, maka Allah akan memurkainya." (HR Tirmidzi).

Adapun makna hadits tersebut yakni, barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan murka, begitu juga sebaliknya, Allah sangat senang apabila diminta oleh hambaNya.

Pahami Makna Zuhud

Dai yang juga seorang pebisnis ini mengatakan, zuhud bukan berarti meninggalkan dunia, tapi menungganginya agar mendapatkan prestasi terbaik di akhirat.

Pasalnya, masih banyak orang menyalahi makna zuhud. Mereka menganggap zuhud adalah meninggalkan segala urusan dunia dan hanya fokus mengerjakan urusan akhirat.

Baca Juga: Memahami Tasawuf, Jalan Hidup Orang yang Tak Cinta Dunia Namun Tak Harus Jadi Miskin

"Mereka berpenampilan dengan baju kotor, makan roti kering, dan menganggap prestasi dunia seperti pendidikan dan kerja tidak penting. Ini pemahaman yang keliru," katanya.

"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi." (QS. Al-Qasas: 77).

Muslim berusia 47 tahun ini menjelaskan, ayat tersebut bermakna bahwa kaum muslimin diperbolehkan untuk mengambil bagian dunianya.

Artinya kaum muslim harus berusaha untuk berpenampilan baik melalui pakaiannya, mengejar harta dengan cara yang baik, dan lainnya.

"Nabi Muhammad SAW pun mengonsumsi makanan yang baik. Beliau suka makan roti gandum yang di atasnya disiram kuah daging, juga gemar makan paha kambing," ujarnya.

Begitu juga ketika Rasulullah berpakaian. Dia mengenakan pakaian berbahan katun dari Yaman, yang merupakan pakaian terbaik.

"Bahkan tunggangannya pun baik, beliau terkenal memiliki kuda terbaik di jazirah Arab. Di setiap rumahnya beliau memiliki unta, yang mungkin bila ditafsirkan di zaman sekarang adalah kendaraan mobil Alphard," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)