LANGIT7.ID, Jakarta - Husnul khatimah sudah tidak asing lagi di telinga seluruh umat muslim. Frasa tersebut sering kali terdengar ketika ada seorang mukmin meninggal dunia. Lantas apa makna husnul khatimah?
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dewan Hisbah PP Persis, Ustaz Amin Muchtar menjelaskan bahwa husnul khatimah merupakan suatu kondisi terakhir (wafat) seorang mukmin dalam keadaan baik.
"Seorang hamba sebelum wafat ia diberi taufik untuk menjauhi semua yang dapat menyebabksn kemurkaan Allah SWT," jelas Ustaz Amin dikutip di kanal Sigabah Channel, Selasa (22/11/2022).
Baca Juga: Mengenang KH Aceng Zakaria: Ulama Hebat Produk Pendidikan Lokal, Kualitas InternasionalDia menambahkan, kondisi terakhir atau wafat itu merupakan suatu anugerah dari Allah SWT. Sebab seseorang yang dalam kondisi husnul khatimah telah menyesali segala dosa dan perbuatannya selama masih hidup dengan bertaubat.
Kemudian juga meminta maaf kepada orang-orang yang pernah disakitinya. Karena perbuatan dosa yang diperbuat tidak hanya menentang syariat agama saja, tetapi juga sadar akan kesalahannya dengan orang lain.
"Ketika taubat tidak cukup dia mengatakan menyesal, tetapi juga menyelesaikan kezaliman terhadap orang lain," ujar Ustaz Amin.
Ulama muda yang aktif mengadakan kajian fikih ini mengungkapkan, seseorang yang husnul khatimah yakni meninggal dalam keadaan yang benar-benar bersih. Sebab telah bertaubat dari segala dosa dan maksiat yang diperbuat.
"Dan yang bersangkutan, dalam hidupnya pasti memiliki semangat melakukan keataan, dan perbuatan baik hingga keadaan inilah (husnul khatimah) yang menyertai dirinya saat meninggal dunia," ujarnya.
Baca Juga: Doa Rasulullah SAW dan Nabi Musa AS Saat Tertimpa Gempa(zhd)