LANGIT7.ID, Jakarta -
Gempa bumi di Cianjur menjadi ujian bagi umat Islam yang bertakwa kepada Allah SWT. Sebab mereka meyakini bahwa hal tersebut pasti memiliki hikmah.
Pendakwah
Habib Abdurrahman Al Habsyi mengatakan, hikmah dari segala yang diberikan Allah SWT harus dipahami dulu. Ini merupakan pemikiran dasar yang harus dimiliki kaum muslimin ketika ditimpa musibah.
"Setiap musibah bagi hamba-hamba Allah SWT yang beriman adalah ujian. Sebab
bencana tidak hanya menimpa orang-orang dzalim, tapi juga mereka yang taat," kata Ustadz Rahman sapaan akrabnya, Senin (28/11/2022).
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa mereka yang dikehendaki kebaikan oleh Allah SWT akan diuji lebih dulu. Karena itu, umat Islam di Cianjur harus meyakini bahwa ujian ini datang dari Allah SWT.
Baca Juga: BNPB: 318 Warga Meninggal, 73.693 Mengungsi Pascagempa Cianjur"Bila Allah SWT cinta dengan hambanya, dia akan diuji dulu. Bila orang itu lolos dengan besabar, akan ada hikmah yang luar biasa," ujarnya.
Menurut Ustadz Rahman, keyakinan bahwa gempa bumi itu bagian dari ujian untuk orang-orang beriman ialah kisah ketika terjadi gempa bumi di Madinah saat masa khalifah Umar bin Khattab.
"Saat itu Umar berteriak kepada masyarakat di sana, bertanya kepada mereka, ' apa yang kalian lakukan, maksiat apa yang kalian kerjakan. Ayok sama-sama memohon perlindungan kepada Allah SWT'," ujarnya.
Dia mengatakan, musibah gempa ini memang menjadi ujian bagi hamba-hamba yang taat. Tapi bisa jadi teguran untuk kaum muslimin yang melakukan kekhilafan, sekaligus musibah kepada mereka yang durhaka kepada Allah SWT.
(bal)