LANGIT7.ID - , Jakarta - Pengurus Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah dan Hafizh Hafizh (
IPQOH) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bertekad memberantas
buta aksara Al Quran bagi generasi Islam di daerah itu.
Sekretaris IPQH Kabupaten Bangka, Yasir Mustafa mengatakan sebagai organisasi Islam pada periode lima tahun ke depan (2022-2027), IPQH memfokuskan peningkatan sumber daya umat Islam. Hal ini dikarenakan masih terdapat sejumlah generasi Islam terutama pada anak usia dini yang belum bisa
membaca hijaiyah.
Baca juga: Cegah Buta Aksara Al-Quran, Pesan UAS: Kenalkan Hijaiyah Sejak Dini"Program utama IPQOH pada periode 2022-2027, kami bertekad meningkatkan sumber daya umat Islam dengan pola pemberantasan buta aksara Al Quran," kata Yasir, dikutip dari Antara, Selasa (29/11/2022).
Menurut Yasir, agar umat Islam bisa membaca Al Quran, harus dikenalkan dan diajarkan sejak dini mengenal huruf hijaiyah.
Pemberantasan buka aksara Al Quran, lanjut Yasir, menjadi prioritas kerja sebagai program lanjutan periode sebelumnya, di mana sudah dilakukan pembekalan atau pelatihan kepada ustaz dan ustazah.
"Pemberantasan buta aksara Al Quran selaras dengan program pemerintah Kabupaten Bangka yang terangkum dalam misi dan visi Bangka Setara," katanya.
Nantinya, IPQOH akan bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bangka untuk pelaksanaan di lapangan untuk mencapai sasaran program.
Baca juga: Melalui Alquran, Farhan Muhammadi Bertemu Raja Maroko"Saya mendorong seluruh orang tua Muslim untuk memberikan kesempatan kepada anak-anaknya belajar Al Quran di lembaga pendidikan Quran seperti Tempat Pendidikan Al Quran (TPA) dan tempat lain," tutup Yasir.
(est)