LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 tips untuk mengelola keuangan pribadi untuk para pekerja atau
karyawan. Salah satunya dengan mengontrol kebutuhan belanja saat
gajian di awal bulan.
Masih banyak orang-orang yang menuruti hawa nafsunya untuk
belanja, terutama saat baru gajian, sehingga penghasilan yang didapat tidak cukup memenuhi kebutuhan beberapa pekan ke depan.
Untuk itu,
mengelola keuangan pribadi mesti diperhatikan setiap individu. Melansir
Oberlo, berikut 5 tips mengelola keuangan pribadi:
1. Tujuan dan Prioritas Setiap individu mesti mengetahui kebutuhan prioritasnya, keinginan, hingga target ke depan. Sehingga bisa menentukan anggaran untuk masing-masing kebutuhan.
Ingat tidak semua hal harus dibeli saat ini. Cicil perlahan dan menabung untuk semakin mendekati target capaian, baik jangka pendek hingga panjang.
2. Sadar SituasiSahabat juga harus sadar dan paham akan situasi keuangan yang dihadapi saat ini. Sehingga tidak semua kebutuhan harus dibeli saat baru gajian.
Pisahkan dan analisa setiap kebutuhan, seperti prioritas, sekuler, dan seterusnya. Sahabat bisa mengedepankan kebutuhan prioritas lebih dulu bila memang sedang banyak pengeluaran karena hal tak terduga.
3. Hindari dan Lunasi UtangLebih baik Sahabat menyimpan uang untuk kebutuhan jangka panjang ketimbang harus memenuhi gaya hidup. Apalagi harus berutang untuk memenuhi hasrat semata.
Jadi jangan pernah berutang hanya untuk memenuhi gaya hidup. Lunasi utang sebelumnya, dan berhenti lah berutang mulai sekarang.
4. TegasBuat aturan untuk diri sendiri kaitannya dalam hal keuangan pribadi. Lalu cobalah tegas kepada diri sendiri untuk tidak menggerogoti tabungan demi menuruti hawa nafsu.
Pasalnya, menetapkan dan mengikuti anggaran yang telah ditetapkan adalah langkah paling ampuh dalam menjaga stabilitas keuangan pribadi. Hal ini juga akan membuat Sahabat lebih dekat dalam mencapai target jangka panjang.
5. HematCobalah untuk menghemat uang setiap bulan. Berhemat akan membuat keuangan pribadi Sahabat lebih sehat.
Dalam konteks dana darurat, menghemat uang bulanan juga akan membuat Sahabat mampu bertahan dalam krisis untuk 3-6 bulan ke depan.
(bal)