LANGIT7.ID, Jakarta - Terdapat 8 golongan orang
mati syahid dalam Islam, salah satunya mereka yang tertimpa reruntuhan. Kaum muslimin harus meyakini kuasa Allah SWT di balik
musibah.
Pendakwah
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, orang beriman yang tewas tertimpa reruntuhan berpotensi masuk ke dalam golongan orang mati syahid di mata Allah SWT.
"Dalam hadis riwayat An-Nasa'i disebutkan bahwa orang meninggal karena
tertimpa reruntuhan tertentu ataupun dalam situasi gempa, maka dia berpotensi syahid," kata dia di kanal YouTubenya, Senin (5/12/2022).
Dalam hadis riwayat an-Nasa’i dari sahabat Abdullah bin Jabr, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah kalian menganggap syahid kecuali orang yang
terbunuh di jalan Allah. Sungguh orang-orang yang syahid jika demikian hanya sedikit.
Baca Juga: Ganjaran Mati Syahid Bagi Orang Meninggal Akibat Tertimpa Gempa BumiPadahal terbunuh di jalan Allah adalah syahid, meninggal karena sakit perut adalah syahid, terbakar adalah syahid, tenggelam adalah syahid, orang yang tertimpa reruntuhan adalah syahid, orang yang mati karena gila adalah syahid, wanita yang meninggal karena melahirkan adalah syahid." (HR. An-Nasa’i).
Di sisi lain, mengutip penggalan kajian Ustadz Khalid Basalamah, dia menambahkan, syahid tidak hanya didapatkan melalui peperangan di jalan Allah, tapi juga ada syahid yang didapatkan dari jalan lainnya.
"Di antara orang yang mati syahid ialah para penuntut ilmu, terkena penyakit wabah, penyakit di perut, dan tenggelam," katanya.
Dalam riwayat lain, lanjut dia, ada yang menambahkan bahwa orang yang mati terbakar termasuk ke dalam golongan mati syahid. Termasuk seorang ibu yang meninggal dalam perjuangan melahirkan anaknya.
"Itulah golongan orang mati syahid yang akan selamat dari fitnah kubur, seperti yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW," tambahnya.
Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mati syahid ada lima, yakni orang yang mati karena tha’un (wabah), orang yang mati karena menderita sakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang mati karena tertimpa reruntuhan dan orang yang mati syahid di jalan Allah." (HR. Bukhari dan Muslim).
(bal)