Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Ini Penyebab Indonesia Sering Diguncang Gempa Bumi

Muhajirin Kamis, 08 Desember 2022 - 04:00 WIB
Ini Penyebab Indonesia Sering Diguncang Gempa Bumi
Peta intensitas gempa di Indonesia (foto: BMKG)
LANGIT7.ID, Jakarta - Gempa bumi sering melanda Indonesia. Terakhir gempa bumi Cianjur, Jawa Barat dua pekan lalu dan gempa Jember, Jawa Timur berkekuatan M6,2 pada Selasa (6/12/2022).

Di antara penyebab maraknya gempa di Indonesia disebabkan oleh aktivitas tiga lempeng yang ada di Indonesia. Deputi bidang Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Muhammad Sadly, menuturkan, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki pertemuan tiga lempeng Samudra tektonik. Ada lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Lempeng ini bergerak secara dinamis dan saling menekan.

“Sehingga, aktivitas gempa bumi di Indonesia dikontrol oleh yang tiga lempeng ini. dengan adanya saling tumbukan itu, saling tekan-menekan itu akan terjadi gempa. kemudian akhirnya ada yang berpotensi tsunami dan ada yang tidak,” kata Sadly di kanal YouTube Journal Kia, dikutip Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: Dampak Gempa Cianjur Sangat Parah Sebab Episentrum Dekat Pemukiman Warga

Dalam pantauan BMKG, dalam satu tahun Indonesia mengalami 5.000-6.000 gempa dalam bentuk magnitudo dan kedalaman, baik yang dirasakan maupun tidak dirasakan. Bahkan, dia mengaku tiap hari mendapatkan pesan terjadi gempa di suatu daerah, hanya saja ada banyak gempa yang tidak dirasakan oleh makhluk hidup di permukaan tanah.

Pemahaman terkait penyebab gempa bumi didasarkan pada teori tersebut, yakni teori lempeng tektonik atau gagasan bahwa kerak bumi terdiri dari lempengan-lempengan batu yang dapat bergerak. Lempeng-lempeng itu dapat bergeser di atas lapisan dalam yang berbatu, namun lebih lunak di bawahnya, yang disebut mantel bumi. Itu berada di atas bahan cair inti bumi.

Teori gerak tektonik lempeng modern baru ada sejak 1950-an dan diperkirakan ada sembilan lempeng utama. Di sepanjang batas masing-masing lempeng ini terdapat banyak garis patahan. Kadang selama pergeseran relatif, lempeng tektonik saling bertabrakan satu sama lain.

Baca Juga: Pakar Gempa: Upaya Mitigasi Harus Dimulai dari Sekolah

Begitu bagian dalam bergerak bertabrakan, ada energi yang terpancar dalam gelombang melalui permukaan berbatu bumi. Gelombang-gelombang itu mengguncang tanah saat mereka bergerak melewatinya, dan gempa bumi terjadi.

Kendati begitu, Sadly menyebut belum ada teknologi yang bisa memprediksi kapan terjadinya gempa. Sejauh ini, teknologi hanya bisa memetakan tanda, itu pun masih dalam tahap pengujian BMKG.

“Sebenarnya, masalah siklus kalau gempa itu sangat belum bisa diprediksi secara detail. Karena kita belum bisa memprediksi gempa. belum ada teknologi yang bisa memprediksi kapan terjadinya gempa,” ucap Sadly.

Baca Juga: Tegaskan Bencana Alam Bukan Azab, MUI Jabar Keluarkan Surat Edaran

Jepang saja, kata dia, belum memiliki teknologi yang bisa memprediksi kapan terjadi gempa. Jepang hanya punya sistem peringatan dini gempa bumi. Prediksi itu terjadi beberapa detik saja sebelum terjadi gempa, dengan tujuan untuk menghentikan kereta dan fasilitas umum lain.

“Kalau tsunami ada, misalnya 100 tahun, 200 tahun misalnya. Jadi, memang bisa aja kalau gempa kita bikin seperti itu, tapi itu tidak terlalu akurat. Karena gempa belum bisa kita prediksi kapannya itu,” ujar Sadly.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)