LANGIT7.ID, Jakarta -
Piala Dunia 2022 Qatar telah memasuki babak final. Waktu tayang pertandingan dua kesebelasan besar, Prancis vs Argentina dimulai pukul 02.00 WIB dini hari.
Mudir LBQ Al-Utsmani, Ustadz Zarqony Alwy Ahmad menjelaskan, waktu-waktu tersebut masuk dalam perhitungan sepertiga malam di mana merupakan waktu yang mustajab untuk
berdoa.
Sepertiga malam pertama dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga 22.00, lalu pukul 23.00 WIB hingga 01.00 WIB, dan sepertiga malam terakhir ialah pada 02.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Berdasar hadits Rasulullah, lanjutnya, disebutkan bahwa pada malam hari ada satu waktu di mana seorang muslim memanjatkan doa, Allah akan mengabulkannya.
Baca Juga: Waktu Mustajab, Berdoa saat Hujan Ternyata Lebih Cepat DiijabahDia mengatakan doa yang dipanjatkan boleh berkaitan dengan kehidupan akhirat maupun dunia. "Hal ini berlaku setiap malam," katanya kepada
Langit7.id, Kamis (15/12/2022).
"Sepertiga malam adalah waktu yang mustajab, dengan kita berdoa pada malam itu untuk urusan dunia dan akhirat selama baik insyaallah akan Allah kabulkan," ujar dia.
Syekh Said bin Ali bin Wahf al-Qahthani dalam buku Agar Doa Dikabulkan Berdasarkan: al-Quran & as-Sunnah (Darul Haq: 2006) menguraikan dalam bab pembahasan waktu, keadaan, dan tempat dikabulkannya doa menyebutkan waktu sepertiga malam terakhir adalah waktu mustajab berdoa.
Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:
ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا ، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول : من يدعوني فأستجيب له ، من يسألني فأعطيه ، من يستغفرني فأغفر له "Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni." (HR Bukhari no.1145, Muslim no. 758).
Syekh Said Al-Qahthani menjelaskan macam-macam doa, yakni doa ibadah dan doa masaalah. Doa ibadah yaitu memohon pahala dengan beramal salih, misalnya salat. Adapun doa masaalah adalah doa untuk memohon sesuatu yang bermanfaat.
Di dalam buku Tuntunan Dzikir dan Doa Menurut Putusan Tarjih Muhammadiyah disebutkan syarat-syarat doa di antaranya: beriman dan patuh kepada Allah (QS. Al-Baqarah: 186), banyak istigfar (QS. Nuh: 10-11), langsung kepada Allah (QS. Al Fatihah: 5), memiliki keyakinan akan dikabulkan (QS. Al Mumin: 60), dan disertai dengan usaha (QS. Ar-Ra’d: 11).
Di dalam buku yang sama, disebutkan adab-adab berdoa yang disebutkan di dalam Hadits-Hadits Rasulullah saw. Adab-adab tersebut antara lain; 1) mengangkat tangan; 2) memulai doa dengan pujian kepada Allah dan shalawat atas Rasulullah saw; 3) berdoa dengan penuh ketundukan dan kekhusyukan (tadharru’); 4) menutup doa dengan hamdalah.
(bal)