LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mendorong percepatan transformasi kesehatan di Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes),
Budi Gunadi Sadikin menyatakan sinergi dan kolaborasi seluruh komponen bangsa penting guna menyukseskan agenda tersebut.
Menurut Budi, kolaborasi tersebut diperlukan guna memperkuat komitmen dan menyatakan pandangan, untuk mempercepat implementasi transformasi yang ditargetkan tahun 2024 mendatang rampung. Transpormasi sistem kesehatan, kata Budi menjadi prioritasnya dalam dua tahun ini.
"Kami sangat membutuhkan partisipasi dari seluruh komponen bangsa baik itu pemerintah, swasta maupun organisasi untuk bisa membantu melancarkan keenam pilar transformasi kesehatan,” ungkap Budi dalam keterangannya dikutip Senin (19/12/2022).
Baca juga: Minyak Dunia Turun, Legislator Desak Pemerintah Turunkan Harga Pertalite Adapun keenam pilar tersebut di antaranya transformasi layanan primer, transfomasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.
“Keenam pilar tersebut bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan, sekaligus sebagai bentuk kesiapan pemerintah menghadapi masalah kesehatan di masa yang akan datang,” ungkapnya.
Lebih lanjut,
Budi mengatakan untuk mewujudkan transformasi kesehatan tersebut dibutuhkan juga sinergi dan kolaborasi dari seluruh komponen bangsa termasuk FIAKSI. Sebagai organisasi yang dekat dengan salah satu pilar transformasi kesehatan, yakni tranformasi SDM kesehatan.
Tak hanya itu, dia mengharapkan jejaring alumni fakultas kedokteran bisa membantu pemerintah dalam upaya pemenuhan tenaga kesehatan dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh pelosok tanah air.
"Semoga transformasi kesehatan ini bisa kita laksanakan dengan baik, harapannya dalam waktu 10 tahun kemudian sistem kesehatan kita kuat dan tangguh, semua ini berkat teman-teman yang telah melakukan reformasi kesehatan bersama-sama,” katanya.
Diketahui, FIAKSI merupakan suatu Forum Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Seluruh Indonesia yang dideklarasikan di Gedung Museum Kebangkitan Nasional, Surabaya, Jawa Timur di tahun 2014.
FIAKSI sebagai wadah diskusi untuk saling bertukar pikiran dan pendapat antaralumni, dokter maupun dokter spesialis di seluruh Indonesia mengenai peningkatan mutu dan karakter dokter Indonesia.
Baca juga: Pendaftaran Panitia Pemilu 2024 Dibuka, Simak SyaratnyaSebagai salah satu wadah untuk berkoordinasi dan berkomunikasi antaralumni, FIAKSI berfokus pada pengembangan dialog dan konsultasi mengenai aspirasi, kesejahteraan dan perlindungan sesama anggota.
Selain itu, FIAKSI memberikan kontribusi positif dalam upaya mewujudkan karakter dokter Indonesia yang menjunjung tinggi Gerakan Moral 3K yakni Kesejawatan, Kesantunan, Kebersamaan.
Dengan mengusung semangat untuk pembangunan karakter dokter di Indonesia, FIAKSI diyakini dapat memainkan peranan penting untuk membantu pemerintah menyukseskan agenda transformasi kesehatan. Terlebih, transformasi SDM kesehatan yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan produksi tenaga kesehatan yang bermutu dan berkualitas.
(sof)