Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Dalil Al Quran dan Hadist tentang Memuliakan Seorang Ibu

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 22 Desember 2022 - 13:19 WIB
Dalil Al Quran dan Hadist tentang Memuliakan Seorang Ibu
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Islam mengajarkan umatnya untuk memuliakan kedudukan seorang ibu. Dalam Al Quran disebutkan beberapa surat yang menegaskan untuk berbakti kepada kedua orang tua.

CEO dan Founder Santri Motivator School, Ustaz Asroni Al Paroya, menyebutkan dalil-dalil Al Quran yang menjelaskan memuliakan kedudukan ibu.

Baca juga: Tips Mendidik Anak dengan Hikmah Surat Luqman ayat 12-19

Dalam surat Luqman ayat 14,

وَوَصَّيۡنَا الۡاِنۡسٰنَ بِوَالِدَيۡهِ‌ۚ حَمَلَتۡهُ اُمُّهٗ وَهۡنًا عَلٰى وَهۡنٍ وَّفِصٰلُهٗ فِىۡ عَامَيۡنِ اَنِ اشۡكُرۡ لِىۡ وَلِـوَالِدَيۡكَؕ اِلَىَّ الۡمَصِيۡرُ

Wa wassainal bi waalidaihi hamalat hu ummuhuu wahnan 'alaa wahninw wa fisaaluhuu fii 'aamaini anishkur lii wa liwaalidaika ilaiyal masiir

Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.

Kemudian, surat Luqman ayat 15,

وَاِنۡ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنۡ تُشۡرِكَ بِىۡ مَا لَيۡسَ لَكَ بِهٖ عِلۡمٌ ۙ فَلَا تُطِعۡهُمَا‌ وَصَاحِبۡهُمَا فِى الدُّنۡيَا مَعۡرُوۡفًا‌ۖ وَّاتَّبِعۡ سَبِيۡلَ مَنۡ اَنَابَ اِلَىَّ ‌ۚ ثُمَّ اِلَىَّ مَرۡجِعُكُمۡ فَاُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ

Wa in jaahadaaka 'alaaa an tushrika bii maa laisa laka bihii 'ilmun falaa tuti'humaa wa saahib humaa fid dunyaa ma'ruufanw wattabi' sabiila man anaaba ilayy; summa ilaiya marji'ukum fa unabbi'ukum bimaa kuntum ta'maluun

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Baca juga: Tafsir Luqman Ayat 17: Membekali Anak dengan Pengetahuan Agama

Menegaskan hal tersebut, Ustaz Asroni lantas memberikan salah satu sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan kata ibu sebanyak tiga kali. Konteks hadits ini saat beliau diminta untuk menyebutkan siapa sosok yang paling berhak untuk dimuliakan oleh umat muslim.

Berikut adalah hadis dari Mu’awiyah bin Haidah Al-Qusyairi ra,

يا رسولَ اللهِ ! مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال :

أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ : قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال :

أباك ، ثُمَّ الأَقْرَبَ فَالأَقْرَبَ

Artinya, "Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya." (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan).

Baca juga: Tadabur Hari ke-7 Iktikaf: Kisah-kisah Motivasi dalam Al-Qur'an

Dalil berikutnya adalah wasiat Allah SWT kepada umat-Nya agar berbuat baik kepada ibu yang disebutkan sebanyak tiga kali, lalu kemudian pada ayah, dan barulah kepada kerabat yang paling dekat.

Berikut adalah hadis dari Miqdam bin Ma’di Yakrib ra, Rasulullah saw bersabda:

انَّ اللَّهَ يوصيكم بأمَّهاتِكُم ثلاثًا، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بآبائِكُم،

إنَّ اللَّهَ يوصيكم بالأقرَبِ فالأقرَبِ

Artinya, "Sesungguhnya Allah berwasiat 3x kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat." (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya).

"Itulah dalil-dalil baik dari Al Quran dan hadits yang menyebutkan secara spesifik mengenai keharusan berbakti kepada Ibu, dan itu juga memberikan penamahaman kepada kita bahwa begitu perhatiannya ajaran Islam tentang sosok Ibu dan pengerbonannya yang di mana setiap orang diwajibkan untuk menghormati dan mentaatinya," cetus Ustaz Asroni.

Baca juga: Meneladani Pendidikan Ahlak Luqman agar Anak Jauh dari Sombong

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)