LANGIT7.ID, Jakarta - Ada alasan orang-orang mengalami gangguan
kesehatan mental, seperti insecure. Bila dibiarkan berlarut-larut, dampak yang muncul ternyata yang cukup miris.
Psikolog Olphi Disya Arinda mengatakan ada beberapa alasan orang menjadi
insecure. Bahkan, dampaknya justru bisa lebih memperburuk keadaan dan kesehatan mental.
Berikut alasan orang-orang menjadi insecure menurut Oplhi dalam
Webinar BSI Maslahat: Stop Being Insecure yang diikuti
Langit7, Ahad (25/12/2022).
Baca Juga: Atasi Insecure dengan Bersyukur, Jangan Banyak Mengeluh1. Belum kenal diri sendiriMereka tidak tahu hal di masa lalu yang membentuk karakter mereka saat ini. Sehingga, orang-orang ini tidak bisa mengenali kemampuan yang dimilikinya.
"Termasuk juga saat kita belum tahu tujuan hidup ke depan. Tidak kenal kepada diri sendiri itulah yang membuat seseorang menjadi tidak percaya diri (pede) dan kurang yakin terhadap kemampuan dirinya," katanya.
2. Kurang PedeCEO Alpas.id ini mengatakan, kurang pede juga turut menimbulkan rasa insecure. Biasanya, perasaan itu muncul karena menganggap diri tidak lebih baik dari orang lain.
"Kita biasanya tidak merasa sebaik orang lain, baik secara fisik, penampilan, akademik, dan lainnya," katanya.
Kurang pede, lanjut dia, akan menjadikan orang kurang banyak kesempatan untuk belajar. Sehingga mereka menjadi enggan unjuk diri.
"Pada akhirnya mereka tidak bisa mendapatkan evaluasi untuk memperbaiki diri dan menambah kepercayaan diri mereka," katanya.
3. EkpektasiInsecure juga bisa dialami karena ekspektasi yang tidak realistis. Hal ini banyak dialami remaja karena mereka terlalu naif.
"Mereka ingin sekali mencoba satu hal lantas disukai banyak orang, sekali coba ingin langsung berhasil, dan mudah mencapainya. Inilah yang menjadikan ekspektasi tak sesuai dengan realita," ujarnya.
Pasalnya, usaha yang dilakukan orang berbeda-beda. Ada sebagian dari mereka yang harus melalui jalan berliku untuk bisa meraih kesuksesan.
4. Jarang DiapresiasiInsecure juga sering muncul karena kurang apresiasi dari orang-orang terdekat. Sehingga remaja kurang bisa memahami dirinya sendiri.
Insecure juga sering muncul karena sering dibandingkan dan dituntut berlebihan. Jadi menyebabkan apresiasi dengan tuntutannya tak seimbang.
"Itu jadi membuat orang beranggapan bahwa dirinya selalu kurang dari orang lain," katanya.
Dampak InsecureInsecure juga memiliki dampak yang bisa menghambat perkembangan diri. Di antaranya sebagai berikut:
1. CemasInsecure menyebabkan seseorang menjadi sering cemas. Rasa cemas ini pun beragam, salah satunya khawatir berlebih akan pencapaian orang lain.
"Seperti banyak melihat kesuksesan orang di media sosial yang tak sebanding dengan permasalahan kita saat ini," ujarnya.
Hal itu menimbulkan rasa ketertinggalan dari orang lain dan seperti tidak bisa menyelesaikan tantangan yang tengah dihadapi.
2. Takut Salah/GagalOrang yang takut gagal membuat mereka tidak berani mencoba dan bereksplorasi. Kekhawatiran ini menyebabkan lambatnya seseorang dalam mengasah bakat yang dimiliki.
Pada akhirnya orang-orang seperti ini selalu memunculkan alasan tertentu dalam diri mereka. Mereka tidak mau mencoba dan menghindari hal-hal baru, padahal itu penting untuk mengasah kemampuan.
"Akhirnya justru menjadikan mereka betul-betul mendapatkan kegagalan," ujarmya.
3. Rendah DiriDampak insecure juga akan menyebabkan orang menjadi rendah diri. Orang insecure akan mudah membandingkan dirinya secara negatif dan merasa iri dengan orang lain.
4. Menutup DiriAkhirnya, lanjut dia, ketika sudah sering cemas, takut gagal, dan merasa rendah diri, maka orang insecure akan menutup dirinya dari lingkungan. Hal ini membuat orang enggan bergaul dan bahkan malu dengan teman sebaya.
"Ini sayang banget, karena menutup diri secara berlebihan akan membuat kita sulit untuk mendapat bantuan yang tepat dari orang-orang sekitar. Kemudian kita jadi tidak update dengan isu sekitar dan semakin ketinggalan," ungkapnya.
(bal)