LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang muslim dituntut untuk jadi semakin baik dari waktu ke waktu. Hal itu telah diwanti-wanti langsung oleh Rasulullah SAW kepada umatnya.
من كان يومه خيرا من امسه فهو رابح. ومن كان يومه مثل امسه فهو مغبون. ومن كان يومه شرا من امسه فهو ملعون. رواه الحاكم
“Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan Barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka." (HR. Al-Hakim).
Baca Juga: Muslim Harus Produktif, Ini Rahasia Manajemen Waktu Menurut Al-Qur’an
CEO Rumah Kepemimpinan, Adi Wahyu Adji, memberikan tips menjadi
muslim produktif agar bisa memaksimalkan waktu yang dimiliki dengan baik dari waktu ke waktu.
Pertama, seorang muslim bisa menggunakan waktu salat sebagai ukuran produktivitas. Ukuran utama produktivitas seorang muslim adalah bisa salat wajib lima waktu tepat pada waktunya. Maka aktivitas produktif lainnya akan mengikuti salat. Artinya, setelah atau sebelum salat aktivitas apa yang hendak dilakukan.
“Bisa dirancang setiap hari,” kata Adji kepada
langit7.
Kedua, membaca dan memahami Al-Qur’an secara bertahap. Kalau bisa satu hari satu juz. Kalau tidak bisa satu hari satu halaman dulu. Kemudian, harus menyediakan waktu tidak hanya sekadar membaca saja, tapi juga memahami setiap ayat.
“Sediakan waktu tidak hanya membaca tapi juga memahami ayat-ayat, misalnya dengan membaca tafsirnya,” ungkap Adji.
Pemahaman terhadap Al-Quran yang semakin meningkat dari waktu ke waktu akan meningkatkan kualitas diri seorang muslim.
Baca Juga: Mohammed Faris, Muslim Berpengaruh Dunia yang Dorong Ummat Produktif
Ketiga, upayakan berada di lingkungan yang kondusif dan komitmen pada nilai Islam. Ligkungan punya pengaruh besar dalam hidup seseorang dan bisa mempengaruhi kebiasaan seseorang.
“Kalau lingkungannya positif, kondusif, maka dia akan membantu kita berubah juga atau sebaliknya, kalau lingkungan tidak kondusif kita akan sulit berubah,” ungkap Adji.
Menurut Adji, jika tiga tips itu dilakukan, maka seorang muslim dapat produktif dari sisi spiritual yang kemudian membuatnya produktif di berbagai aspek kehidupan.
(jqf)