Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Penjelasan BMKG soal Potensi Badai Dahsyat Melanda Jabodetabek

fajar adhitya Selasa, 27 Desember 2022 - 23:35 WIB
Penjelasan BMKG soal Potensi Badai Dahsyat Melanda Jabodetabek
Kondisi siklon tropis. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut menanggapi pernyataan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait potensi hujan ekstrem dan badai dahsyat di wilayah Jabodetabek. BMKG menyatakan istilah 'badai' ini terkait dengan Siklan Tropis dengan pusaran yang kencang dan disertai hujan lebat.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, badai itu berpotensi menjauh dari Jabodetabek dan bergeser ke wilayah Utara Papua. Sementara, proses terbentuknya siklon tropis ini terjadi sejak 21 Desember 2022 dan kemungkinan akan bergeser ke bagian selatan barat Indonesia dan semakin jauh dari Jabodetabek.

"Itu yang dimaksud dengan badai sesungguhnya," ujar Dwikorita dalam konferensi pers daring, Selasa (27/12/2022).

Baca Juga: Potensi Badai di Jabodetabek, Puan Ingatkan Pentingnya Mitigasi Bencana

Sejak tanggal 21 Desember 2022, BMKG telah mengeluarkan rilis potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi dalam sepekan hingga tanggal 01 Januari 2023. Informasi rilis tersebut berkaitan dengan adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat meningkatkan potensi hujan ekstrem selama periode Nataru 2022/2023.

"Berdasarkan analisis cuaca terkini, kondisi dinamika atmosfer di sekitar Indonesia masih berpotensi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan," kata Dwikorita.

Kondisi dinamika atmosfer yang dapat memicu hujan ekstrem tersebut antara lain Monsun Asia yang menunjukkan aktivitas cukup signifikan beberapa hari terakhir. Hal ini juga berpotensi disertai seruakan dingin dan fenomena aliran lintas ekuator yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan selatan.

Adapun dampak dari munculnya seruakan dingin tersebut dapat meningkatkan potensi curah hujan di wilayah Barat Indonesia. Namun, hal tersebut apabila disertai dengan fenomena CENS (cross equatorial northerly surge) atau arus lintas ekuatorial yang mengindikasikan bahwa adanya aliran massa udara dingin dari utara masuk ke wilayah Indonesia melintasi ekuator.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk di Perairan Merak-Bakauheni

"Dampak adanya seruakan dingin dari Asia yang disertai CENS ini dapat berdampak secara tidak langsung pada peningkatan curah hujan dan kecepatan angin disekitar wilayah Indonesia bagian selatan ekuator," lanjut Dwikorita menerangkan.

Kedua, adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Australia. Hal ini dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan ekuator serta dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di sekitar wilayah Sumatera, Jawa, hingga Nusa Tenggara, yang berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan Indonesia.

Kemudian, bibit siklon tropis 95W tumbuh di Samudra Pasifik sebelah Utara Papua Barat. Berdasarkan citra satelit Himawari-8 dalam 6 jam terakhir, menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang signifikan terutama di sebelah utara sistem.

"Model prediksi numerik menunjukkan bahwa sistem ini bergerak ke arah barat-barat laut menjauhi wilayah Indonesia. Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan berada dalam kategori Rendah," tambah Dwikorita.

Terakhir, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) disertai fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial masih menunjukkan kondisi yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem. Adapun cuaca ekstrem berlangsung sepekan kedepan di wilayah Indonesia.

Baca Juga:

Badai Diprediksi Terjang Jakarta, Pj Gubernur Imbau Karyawan WFH

Peneliti BRIN: Ada Hujan Ekstrem dan Badai Dahsyat 28 Desember 2022


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)