Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Sekolah Pencetak Pengusaha, Cita-Cita Lendo Novo Tekan Pengangguran

Muhajirin Senin, 23 Agustus 2021 - 13:40 WIB
Sekolah Pencetak Pengusaha, Cita-Cita Lendo Novo Tekan Pengangguran
Sekolah Alam Indonesia untuk tingkat lanjut Foto: Sekolah Alam Indonesia
LANGIT7.ID, Jakarta - Lendo Novo dikenal sebagai sosok yang sangat aktif di dunia pendidikan. Konseptor Sekolah Alam itu tak hanya berhenti sampai sekolah dasar

Setelah sukses mendirikan TK Salman di bukti Awi Ligar, Bandung dan mendirikan Sekolah Alam (kini bernama Sekolah Citra Alam) di Ciganjur, Jakarta Selatan, untuk SD, Lendo meneruskan riset untuk jenjang pendidikan SMP dan SMA. Ia lalu menemukan masalah pokok pada level pendidikan menengah, yakni siswa tidak disiapkan mencari nafkah secara mandiri.

Mengutip Kanal Ashoka Indonesia, Lendo menyebut jutaan anak didik di Indonesia menjadi pengangguran terbuka karena tidak memiliki life skill yang mumpuni. Mereka tidak dibekali saat belajar di sekolah umum ditambah lagi lapangan kerja yang sangat terbatas.

Ia meriset bahwa sistem pendidikan bisnis di dunia ternyata belum mampu melahirkan banyak pengusaha. Kampus bisnis seperti Harvard, MIT Sloan, Stanford, hingga Oxford sebagian besar lulusannya justru bekerja di perusahaan-perusahaan besar. Belum ada kampus bisnis yang menjadikan lulusan mereka 50 persen pengusaha.

Berdasar riset itu, Lendo berpikir bahwa solusi terbaik bagi sistem pendidikan masa depan adalah melahirkan banyak pengusaha yang bisa menyediakan lapangan kerja. Dia lalu merancang konsep pendidikan yang bertujuan melahirkan pengusaha.

Baca Juga: Kisah Lendo Novo, Mengagas Sekolah Alam dari Balik Jeruji

Salah satu yang ia temukan adalah institusi yang paling banyak melahirkan pengusaha adalah bisnis pengusaha. Misalnya, seorang pedagang retail sejak kecil mendidik anak mereka mengelola toko. Dari situ ia menemukan tiga skema utama dari bisnis keluarga yang dapat diadopsi menjadi sistem pendidikan.

Tiga skema itu yakni business environment (lingkungan bisnis), business maestro (pengusaha yang terbukti sukses), dan internship (proses magang bersama maestro). Lendo meyakini skema ini mampu mendorong anak didik jadi pengusaha.

Para peserta didik akan belajar bisnis dari lingkungan bisnis itu sendiri, belajar langsung ke maestro (pengusaha sukses), tutor (dosen/atau praktisi bisnis), dan mentor (pendamping bisnis). Skemanya belajar terbagi dua yakni praktis/magang mencapai 70 persen, sedangkan teori dan konsultasi 30 persen.

Lendo Novo menamai Konsep pendidikan bisnis dengan pendekatan ‘learning from maestro’ dengan Sekolah untuk Pengusaha Muda (school for young entrepreneurs). Sekolah itu dikembangkan sejak 2004 dan telah mencetak lebih 50 persen lulusan menjadi pengusaha. Mayoritas lulusan menekuni bisnis sesuai bakat dan minat mereka.

Gerakan Sobat Bumi

Selain merintis Sekolah Alam dan Sekolah untuk Pengusaha Muda, Lendo Novo juga turut mengembangkan gerakan sosial SobatBumi. Gerakan itu sudah dimulai sejak 2011.

Ia dan para sahabat seperjuangan menggunakan teori narasi dalam menyusun gerakan SobatBumi. Teori narasi itu diyakini mampu menjadi pijakan kuat dalam upaya membangun kehidupan ramah lingkungan.

Lendo mengembangkan narasi dari studi perbandingan antara kearifan lokal Indonesia sejak ratusan tahun dengan pola hidup ramah lingkungan yang dirintis negara-negara maju. Dari situ, Lendo mengajak seluruh masyarakat Indonesia melalui Sobat Bumi untuk menjaga Ibu Pertiwi (hutan dan laut) dari eksploitasi kelewat batas.

Baca Juga: Jangan Didik Anak Kita Jadi Generasi yang Kehilangan Waktu Subuh

Sebab, sejak dulu , menurutnya, Ibu Pertiwi selalu memberi kesejahteraan bagi manusia Indonesia. Keanekaragaman hayati Indonesia merupakan yang terbesar di dunia. bahkan hutan Indonesia berperan sebagai penyerap karbon dan pemberi oksigen bagi dunia, sedangkan laut berkontribusi bagi pangan dunia.

Menurut Lendo, jika hutan dan laut dapat dikelola secara seimbang, maka Indonesia dapat berperan sentra bagi kestabilan iklim dunia. SobatBumi lalu mengembangkan konsep ramah lingkungan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia yakni energi terbarukan, manejemen sumber daya air, manajemen sampah, pangan organik, industri jamu (herbal), pendidikan hijau, transportasi hijau, ruang terbuka hijau, arsitektur hijau, dan bisnis ramah lingkungan.

Itulah sekelumit perjalanan hidup Lendo Novo. Sebuah perjalanan yang dapat memberi inspirasi kepada siapa pun, bahwa masalah bukan alasan untuk terpuruk. Seperti Lendo Novo yang membuktikan bahwa jeruji besi justru menghasilkan kontemplasi untuk membangun negeri melalui jalur pendidikan.

Baca Juga: Mendidik Generasi Alfa untuk Hidup di Zamannya

Melacak Akar Kebangsaan Indonesia

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)