LANGIT7.ID, Jakarta - Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman sukses menggelar acara Resolusi 2023 pada malam pergantian tahun baru. Acara yang digelar pada Sabtu (31/12/2022) sampai Ahad (1/1/2023) itu dipusatkan di Kampus STIQ Ar-Rahman, Jonggol, Jawa Barat.
Acara yang mengangkat tema ‘Menembus 1001 Kemustahilan dengan
Khataman Al-Qur’an’ merupakan rangkaian program AQL Islamic Center yakni #BahagiaKhatamQur’an. Perayaan tahun baru sudah menjadi budaya global. Namun, kerap diwarnai berbagai aktivitas sia-sia.
STIQ Ar-Rahman memanfaatkan momen tersebut untuk
mensyiarkan nilai-nilai Islam ke seluruh Indonesia, bahkan dunia. Jika perayaan tahun baru sering diwarnai kemilau kembang api, di STIQ Ar-Rahman hanya ada suara lantunan ayat suci, seluruh mahasiswa melingkar muhasabah diri, dan menampilkan kesenian untuk merekat silaturahmi.
Baca Juga: Umat Islam Boleh Ikut Rayakan Tahun Baru, Asalkan Ikuti Kaidah Berikut![Menembus 1001 Kemustahilan dengan Khataman Qur’an di STIQ Ar-Rahman]()
Ada enam kemeriahan dalam acara Resolusi 2023 tersebut, dibuka dengan khataman Qur’an yang sudah disemarakkan sejak Jumat (30/12/2022) hingga Sabtu (31/12/2022) jelang pergantian tahun. Kemudian, dilanjutkan penyampaikan resolusi yang dibacakan dosen dan perwakilan mahasiswa STIQ. Ada pula penampilan seni dari mahasiswa dari setiap angkatan, qiyamullail, dan ditutup dengan sanadisasi.
Resolusi 2023 yang sukses diselenggarakan tak lepas dari keberkahan khataman Al-Qur’an. Seluruh mahasiswa STIQ Ar-Rahman sangat antusias dan eforia menyambut hangat acara tersebut sejak berlangsungnya Khataman Qur’an sampai dengan acara puncak, yaitu penampilan seni yang dipersembahkan dari mahasiswa ikhwan maupun akhwat.
"Acara ini sebagai cara memperingati pergantian tahun masehi yang cukup unik, yaitu dengan mengkhatamkan Al-Qur’an sebagai bentuk dari pengislamisasi. Diharapkan dapat menimbulkan dampak positif untuk generasi muda terutama bagi mahasiswa STIQ Ar-Rahman dan menjadikan ini sebagai pondasi bagi mereka dalam mendedikasikannya kepada umat," ucap Dede Permana, dosen STIQ Ar-Rahman dalam keterangannya, dikutip Senin (2/1/2023).
Acara ini diikuti keseluruhan mahasiswa STIQ Ar-Rahman dari semester satu sampai semester tiga, dan yang menjadi panitia dari semester lima. Salah satu mahasiswa selaku perwakilan ikhwan semester tiga, Ardo Bintang Ramadhan menyampaikan kesan selama mengikuti kegiatan Resolusi 2023.
Baca Juga: Jumlah Pesantren Muhammadiyah di Sulsel Meningkat 350%![Menembus 1001 Kemustahilan dengan Khataman Qur’an di STIQ Ar-Rahman]()
"Saya merasa senang, bahwa dengan adanya kegiatan ini. Saya bisa lebih dekat lagi kepada Al-Qur’an dan kita bisa mengakhiri pergantian masehi ini dengan kebaikan yaitu dengan Bersama Al-Qur’an dan lebih giat lagi dalam mengkhatamkan Al-Qur’an," kata Ardo.
Begitu juga Irham selaku perwakilan dari angkatan enam ikhwan menyampaikan pesan selama mengikuti kegiatan Resolusi 2023. Dia berharap acara tersebut terus berlanjut dan menjadi acara tahunan Kampus STIQ Ar-Rahman.
"Semoga dari kegiatan Resolusi 2023 ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua khususnya mahasiswa STIQ Ar-Rahman dan menjadikan Al-Qur’an sebagai teman hidup kita. Kemudian kesan saya dalam mengikuti kegiatan ini, saya sangat berterimakasih kepada panitia dan jajarannya yang sudah ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara RESOLUSI 2023 sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik," ujar mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.
Berbeda dengan perayaan tahun baru yang dilakukan oleh kebanyakan orang, mereka identik dengan kembang api. Mahasiswa STIQ mengubah stigma negatif dengan menjadikan malam tahun baru sebagai malam berburu berkah.
Setelah pengambilan sanad 'Kumpulan Empat Puluh Hadis Kemuliaan Al-Qur’an' bersama Syaikh Dr. Tageldin Ahmed Saed Abbas, Ph.D. dilanjutkan dengan pembacaan doa dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Baca Juga:
Ustaz Adi Hidayat Siap Bantu Pembangunan Pesantren Nur Inka Insan Madani AS
Rektor Unida Gontor: Pancasila Bukti Keislaman Masyarakat Nusantara(gar)