LANGIT.ID, Jakarta - Istilah
penyakit keturunan mungkin sudah tak asing lagi di telinga masyarakat. Namun hal tersebut tak perlu dikhawatirkan berlebih karena waswas dari setan.
Pendakwah sekaligus konsultan kesehatan,
Ustadz Zaidul Akbar menjelaskan, di antara penyakit keturunan itu seperti kencing manis hingga kanker.
Menurutnya, penyakit keturunan merupakan teguran dari Allah SWT kepada hamba-Nya untuk memperbaiki diri.
"Itu teguran dari Allah untuk memperbaiki diri," ujar dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Jumat (6/1/2023).
Baca Juga: Bukan Cuma Doa, Penyakit Bisa Sembuh dengan Keyakinan
Adapun memperbaiki diri itu, kata dia, bukan hanya soal asupan makanan yang halal dan baik, tapi juga terkait emosi yang diwariskan dari keturunan sebelumnya yang tidak ditanggulangi dengan agama.
"Contohnya, seperti orang-orang yang selalu memiliki perasaan curiga. Perasaan ini ujung-ujungnya bisa berdampak pada jantung," katanya.
Ketua Umum Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) mengatakan, curiga atau toksin emosi tersebut harus bisa dikendalikan. Dengan cara bertakwa dan berlindung kepada Allah dari waswas setan.
Misalnya saja saat menitipkan anak untuk melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren. Selain menitipkan anak pada tenaga pendidik, para orang tua juga mesti menitipkan anaknya kepada Allah SWT.
"Kita tidak bisa mengontrol anak di sekolahnya. Maka caranya kita harus sampaikan pada Allah untuk menitipkan anak kita kepada-Nya, karena Dia lah sebaik-baiknya pelindung," ungkapnya.
Hal itu juga berlaku saat suami keluar rumah untuk mencari rezeki. Istri di rumah juga harus meminta Allah untuk melindunginya dari kezaliman dan kemaksiatan.
"Itulah yang bisa memberikan ketenangan dalam diri kita. Langkah ini akan menjadi semangat bagi yang didoakan, yang akhirnya kecurigaan itu akan hilang dengan sendirinya, karena Allah yang menghilangkan kegelisahan itu," tambahnya.
(bal)