LANGIT7.ID - , Jakarta - Founder Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim mengatakan terdapat empat
cara dalam Islam untuk menghapus rasa duka.
Cara pertama,
memperbanyak doa atas kesedihan yang melanda dan berpasrah Allah SWT bakal mengganti dengan yang lebih baik.
Baca juga: Hasbunallah wa Ni’mal Wakiil, Dzikir Saat Tertimpa Kesedihan dan KecemasanSeperti firman Allah Taala dalam surat
Ali Imran ayat 139,
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Artinya, "Janganlah kamu lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, karena kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman." (QS. Ali Imran: 139).
Kemudian, dalam surat At-Taubah ayat 40,
لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ
Artinya, "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita." (QS. At-Taubah: 40).
"Kalau Allah sudah bersama kita, siapa yang bisa membuat kita sedih, kalah dan siapa yang bisa membuat kita punya air mata? Tidak ada. Maka itu berhentilah dari bersedih kalau kemudian sedih itu adalah dia haram," ujar Ustaz Fatih dalam kajian bertajuk Cara Islam Hapus Dosa, Selasa (10/1/2022).
Baca juga: Fokus ke Mimpi Besar, Cara Rasulullah Move On dari KesedihanKemudian cara selanjutnya adalah dekat dengan Al Quran. Menurut Ustaz Fatih, saat bersedih sebaiknya membaca Al Quran, khususnya surat Yusuf.
"Setiap surat dalam Al-Quran itu memiliki keutamaan tapi untuk sedih ada keutamaannya pada surat Yusuf. Dalam surat ini sebaik-baik kisah bagaimana Nabi Yusuf kisah hidupnya luar biasa dibuat konspirasi oleh keluarganya. Karenanya, bacalah surat Yusuf," katanya.
Dalam surat Yusuf ayat 86, Allah menggambarkan kesedihan Nabi Yakub,
قَالَ اِنَّمَآ اَشْكُوْا بَثِّيْ وَحُزْنِيْٓ اِلَى اللّٰهِ وَاَعْلَمُ مِنَ اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
Artinya, "Dia (Yakub) menjawab, 'Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui'." (QS. Yusuf: 86).
Baca juga: Prajurit Ukraina Khusyuk Baca Al Quran di Tengah Dentuman Senjata"Maka itu, saat kecewa jangan meratapi diri di kamar, tapi ganti dengan mengadu pada Allah SWT. Hati-hati dengan orang yang Anda buat sedih, sebab Allah SWT bakal menghibur hati mereka dengan cara dikabulkan doanya," lanjut Ustaz Fatih.
Kemudian, cara ketiga adalah melihat Al Quran sebagai pembawa kebahagiaan. Karena, Allah SWT menurunkan Al Quran tidak untuk membuat hambaNya susah.
Dalam surat Thaha ayat 2,
مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى ۙ
"Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah." (QS. Thaha: 2).
"Quran itu diturunkan supaya kita bahagia. Dari ayat ini bisa dipahami bahwa Quran itu adalah sumber ketenangan dan kebahagiaan. Bahkan jika jauh darinya kita akan sedih," tutur CEO alanabiID itu.
Baca juga: Adab Saat Membaca dan Mendengarkan Ayat Suci Al QuranDalam surat Thaha ayat 124,
وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِى فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ أَعْمَىٰ
Artinya, "Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (QS. Thaha: 124).
"Karenanya, dekatlah dengan Al-Quran sebab ia diturunkan agar hambanya bahagia," katanya.
Lalu, cara keempat untuk menghapus duka yaitu perbanyak istighfar. Bertobatlah kepada Allah SWT karena sumber kesedihan adalah kemaksiatan.
"Hati yang sedih berkepanjangan akan membuat hati itu menjadi kotor, maka Islam menghiburnya dengan Quran membersihkan semua kotoran hati itu, karena hati sedih itu tempatnya setan bisa masuk," cetus Ustaz Fatih.
(est)