Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Adab Saat Membaca dan Mendengarkan Ayat Suci Al Quran

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 07 Januari 2023 - 12:30 WIB
Adab Saat Membaca dan Mendengarkan Ayat Suci Al Quran
Ilustrasi membaca dan mendengarkan Al Quran. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah SWT sebagai pedoman hidup di dunia dan di akhirat. Karenanya, ia memiliki adab-adab yang penting untuk diterapkan saat membaca Al-Quran maupun ketika mendengarkan orang membacanya.

Apa saja? Berikut beberapa adab membaca dan mendengarkan Al-Quran yang dijelaskan oleh Ustaz Abdurahman Al Habsyi.

Baca juga: Soal Aksi Sawer Qariah, Fatayat NU: Itu Tindakan Pelecehan

Dia mengatakan, adab pertama dalam membaca Al-Quran yang dianjurkan oleh para ulama Salafus Shalih yaitu hendaknya membaca dalam kondisi yang sempurna.

"Artinya cara duduknya, pakaian yang dipakai, kemudian dalam keadaan bersuci lalu menghadap ke arah kiblat," ujar Ustaz Rahman kepada Langit7, Sabtu (7/1/2022).

Lalu, hendaknya membaca dengan cara yang tartil, yakni membaca Al-Quran perlahan dengan bacaan yang fasih serta meresapi makna dan arti dari ayat-ayat yang dibaca.

"Santun, pelan, tidak buru-buru, tidak tergesa-gesa kemudian mencari waktu yang memang sudah disiapkan untuk membaca Al-Quran sehingga tidak boleh diganggu oleh aktivitas lainnya," katanya.



Saat sedang membaca Al Quran, kemudian menemukan firman Allah SWT yang menjelaskan tentang surga, Ustaz Rahman menyarankan untuk berdoa.

"Memohonlah kepada Allah SWT agar dimasukkan ke dalam rombongan atau golongan ahli surga," katanya.

Baca juga: Identik dengan Biduan, Sawer Qoriah Dinilai Rusak Kesopanan

Pun ketika membaca firman Allah SWT yang berbicara tentang neraka, maka berhenti sejenak dan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari siksa neraka.

Tak hanya membaca, umat Islam juga harus berusaha untuk mentadaburinya.

"Tadabur, tafahum yakni berusaha untuk memahaminya. Lalu ada tafakurnya yaitu berpikir atau merenungkan firman-firman Allah SWT tersebut. Kemudian berusaha juga untuk hadir kekhusyukannya dalam membaca Al-Quran. Khusyuk tidak hanya sekedar dalam salat tapi saat membaca Al-Quran dia berusaha hadir hatinya dan menyatu bersama Al-Quran," ucap Ustaz Rahman.

Dalam surat Al-A'raf ayat 204,

وَاِذَا قُرِئَ الْقُرْاٰنُ فَاسْتَمِعُوْا لَهٗ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

"Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat." (QS. Al-A'raf: 204).

"Dalam Al-Quran sudah dijelaskan bahwa jika Al-Quran sedang dibacakan maka Allah perintahkan kita pertama dengarkanlah dengan seksama. Berarti pasang kuping dengan baik-baik, serius dalam mendengarkan dan diamlah. Jadi tidak boleh banyak berbicara," katanya.

Adapun tujuan diperintahkan mendengar secara saksama agar Anda mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

Baca juga: Aksi Saweran ke Qoriah Cerminkan Su'ul Adab

"Al-quran ketika sudah dilantunkan maka salah besar ketika ada orang masih bercakap-cakap, jadi hening benar-benar hening agar kalian mendapatkan rahmat," ucap Ustaz Rahman.

"Ketika menginginkan rahmat turun dalam kehidupan, salah satunya adalah ketika Al-Quran sedang dibacakan maka dengarkan secara saksama. Betul-betul memasang telinga, tidak melakukan aktivitas lain kecuali hanya mendengar, dan diam. Dengan cara itu Allah akan turunkan rahmat dalam kehidupan kita," cetusnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)