LANGIT7.ID - , Jakarta -
Maaf dan memaafkan adalah hal yang penting dilakukan dalam kehidupan. Umumnya kata maaf diucapkan saat seseorang melakukan kesalahan. Namun, ada juga orang yang mengeluarkan kata-kata maaf meski tidak bersalah.
Anggota Lembaga Dakwah Khusus (LDK) MUI Pusat,
Ustaz Wildan Hasan mengatakan tidak ada anjuran meminta maaf saat tidak bersalah kepada sesama mahluk.
Baca juga: Mengenal Sorry Syndrome, Kebiasaan Meminta Maaf BerlebihanAkan tetapi, manusia dianjurkan untuk
beristigfhar dan memohon ampun pada Sang Khalik, seperti yang dicontohkan Rasulullah shalallahu alaihi wasalam.
"Beliau sendiri dalam hadis tidak kurang dari 70 sampai 100 kali dalam sehari beristighfar kepada Allah. Tetapi kalau kepada sesama makhluk hukum asalnya meminta maaf ketika kita tidak bersalah tidak ada perintah untuk itu. Jadi tidak ada anjuran untuk itu," ujar Ustaz Wildan kepada Langit7, Rabu (11/1/2022).
Terkecuali, lanjut Ustaz Wildan, dalam kasus tertentu seperti hubungan suami istri. Di mana salah satunya mengalah untuk memperbaiki hubungan dengan meminta maaf meski tidak bersalah.
Biasanya kondisi ini dilakukan karena pasutri paham dengan karakter pasangannya yang berego tinggi sehingga sulit untuk meminta maaf lebih dulu.
Baca juga: Tutup Donasi untuk Indra Bekti, Istri: Terima Kasih dan Mohon Maaf"Sehingga yang lebih paham dan lebih sabar melapangkan dada untuk menurunkan egonya dengan lebih dahulu meminta maaf meskipun sebenarnya tidak bersalah," katanya.
(est)