Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Cak Nun Minta Maaf, Imbau Jamaah Maiyah Bijaksana Berbicara

fajar adhitya Rabu, 18 Januari 2023 - 15:30 WIB
Cak Nun Minta Maaf, Imbau Jamaah Maiyah Bijaksana Berbicara
Emha Ainun Najib atau Cak Nun. (Foto: caknun.com)
LANGIT7.ID, Jakarta - Emha Ainun Najib atau Cak Nun meminta maaf atas pernyataannya tentang Jokowi Fir'aun. Dia mengaku khilaf dan tak bisa mengontrol diri.

Pembina Maiyah tersebut mengaku mendapat kritik dari orang terdekatnya pascavideo ceramahnya viral. Cak Nun menyatakan keliru karena mengucapkan apa yang seharusnya tidak baik diungkapkan.

"Saya itu barusan disidang sama keluarga, dihajar. Pokoknya disalah-salahin, disesat-sesatkan. Kenapa? Karena saya mengucapkan yang seharusnya tidak saya ucapkan," kata Cak Nun dikutip YouTube resmi CakNun.com, Rabu (18/1/2023).

Baca Juga: 5 Sifat Firaun, Si Paling Tuhan dalam Al-Qur'an yang Disinggung Cak Nun

Cak Nun ingat bahwa dia sering mengajarkan kepada jamaahnya bahwa harus berhati-hati dalam mengungkap pikiran. Namun, kali ini malah dia yang "kesambet".

"Ora waton bener kui kok terus kon ucapke. Kan harus baik, efeknya harus diperhitungkan, harus bijaksana," ucapnya.

"Saya dianggap tidak bijaksana. Kan saya mengajarkan jangan ngomong siapa, tapi apa. Itu saya sendiri melanggar," sambungnya.

Baca Juga: Kisah Nabi Musa Terdiam Tujuh Hari saat Diperintah Menghadap Firaun

Cak Nun lalu meminta maaf atas ucapannya. Ia meminta maaf kepada keluarga, mohon ampun pada Allah SWT, dan maaf kepada siapapun yang dirugikan. "Saya melakukan apa yang saya sendiri mengajarkan untuk tidak dilakukan," tuturnya.

Cak Nun menjadi perbincangan publik setelah video ceramahnya di agenda Maiyah Kenduri Cinta viral. Dalam video itu, Cak Nun menyinggung Presiden Joko Widodo yang disamakan dengan Fir'aun.

"Ini kan kita sedang memulai era baru maiyah. Mata kuliah pertama adalah aktivasi ruh, artinya kita tidak hanya berpikir, jangan mengambil keputusan hidup secara materi, secara akal karena tidak mencukupi. Makanya kita harus belajar untuk peka, mempelajari keputusan ruh dan cara berpikir ruh," ujar Cak Nun.

Baca Juga:

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)