Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home masjid detail berita

Berjalan Kaki atau Naik Kendaraan ke Masjid Jadi Penentu Pahala

mahmuda attar hussein Jum'at, 20 Januari 2023 - 11:00 WIB
Berjalan Kaki atau Naik Kendaraan ke Masjid Jadi Penentu Pahala
Berjalan Kaki atau Naik Kendaraan ke Masjid Jadi Penentu Pahala. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam, khususnya laki-laki diwajibkan untuk mendatangi masjid dan menunaikan salat Jumat. Namun lebih baik mana bejalan kaki atau naik kendaraan?

Pendakwah Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengungkapkan, pahala yang didapatkan seseorang adalah sesuai dengan tingkat kelelahannya.

"Jadi kalau bicara orang yang rumahnya dekat masjid dengan orang yang rumahnya jauh dari masjid, sama-sama berjalan kaki, berbeda jumlah langkahnya, akan berbeda pula pahalanya," kata dia menjawab pertanyaan jamaah dikutip Langit7, Jumat (20/1/2023).

Hal itu juga berlaku bagi orang yang berangkat ke masjid dengan jalan kaki maupun berkendara. Menurut dia orang yang jalan kaki akan mendapatkan pahala lebih besar ketimbang yang berkendara.

Dia mengisahkan bahwa di zaman Nabi SAW, ada seorang sahabat yang rumahnya agak jauh dari masjid, lalu salah seorang temannya bertanya kenapa ia tak beli kendaraan saja yang bisa digunakan untuk ke masjid.

"Kata orang ini, dia ingin setiap langkah-langkahnya menuju masjid dicatat sebagai pahala. Subhanallah," ujarnya.

Nabi Muhammad SAW pun menyepakati hal tersebut. Bahwasannya setiap langkah orang yang menuju masjid akan ditulis dan pahala yang didapatkannya sesuai dengan kelelahannya.

Rasulullah SAW bersabda, "Seseorang yang berjalan ke masjid, maka tiap langkah kakinya akan diberikan satu pahala, dihapuskan satu dosa, dan dinaikkan satu derajat oleh Allah SWT." (HR. Ibnu Majah dan Muslim).

Dai berusia 46 tahun ini menyebutkan, pahala sesuai kelelahan tersebut juga berlaku dalam bacaan imam dalam salat. Menurutnya, imam yang membaca surat lebih panjang akan mendapatkan pahala lebih baik ketimbang yang membaca surat pendek.

"Termasuk bacaan ketika imam rukuk atau sujud. Itu semua ada perhitungan sesuai dengan kelelahannya," katanya.

Adapun kelelahan itu juga harus berlandaskan syariat. Sehingga tidak menjadi kelelahan yang sia-sia, tapi kelelahan yang berpahala.

"Jangan sampai kita berlelah-lelah tapi ternyata salah jalan. Karena syarat diterimanya amalan itu adalah ikhlas dan sesuai dengan yang diajarkan, bukan sesuai dengan nafsu kita," tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)