Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home global news detail berita

Kominfo Upayakan Take Down Konten Ngemis Online di TikTok

ummu hani Sabtu, 21 Januari 2023 - 14:39 WIB
Kominfo Upayakan Take Down Konten Ngemis Online di TikTok
Ilustrasi konten Tiktok. Foto: Pixabay.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan tengah berupaya menghapus atau take down konten ngemis online di TikTok.

Diketahui, banyak pelaku ngemis online yang menampilkan lansia mandi lumpur dengan berharap pemberian gift atau hadiah bernilai uang dari penonton. Namun, banyak pihak menilai aksi tersebut ada unsur eksploitasi terhadap lansia.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong mengatakan, pihaknya sedang meminta platform digital TikTok untuk menghapus konten terkait mengemis online tersebut.

Baca juga: Marak Konten Ngemis Online, Legislator: Bukti Literasi Digital Rendah

Upaya tersebut dilakukan seiring adanya kebijakan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini yang melarang kegiatan mengemis, baik secara luring maupun daring dengan memanfaatkan warga lanjut usia (lansia).

"Dengan adanya kebijakan dari Mensos yang melarang pengemis online, kami sedang mencari dan meminta platform digital untuk men-take down konten-konten terkait hal ini," ucap Usman dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/1/2023).

Diketahui, Mensos telah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah untuk melarang eksploitasi warga lanjut usia, terkait maraknya lansia mengemis di sosial media.

Edaran tersebut adalah Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penertiban Kegiatan Eksploitasi dan/atau Kegiatan Mengemis yang Memanfaatkan Lanjut Usia, Anak, Penyandang Disabilitas, dan/atau Kelompok Rentan Lainnya.

Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota diimbau mencegah adanya kegiatan mengemis baik yang dilakukan secara luring maupun daring di media sosial yang mengeksploitasi para lansia, anak, penyandang disabilitas, dan/atau kelompok rentan lainnya.

Baca juga: Ramai Ngemis Online di TikTok, Muhammadiyah: Tercela dan Haram

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani juga meminta Kominfo melakukan pemblokiran atau take down konten yang meresahkan masyarakat, salah satunya fenomena ngemis online melalui TikTok.

Christina Aryani berpandangan, walaupun konten tersebut tidak terkait hal dilarang seperti terorisme, pornografi, judi daring, radikalisme, hoaks, dan misinformasi, Kominfo tetap perlu melihat konten tersebut sebagai sesuatu yang meresahkan masyarakat.

"Kemenkominfo harus responsif terhadap banyaknya pengaduan masyarakat yang melihat aksi tersebut sebagai sangat tidak terpuji, merendahkan martabat manusia, dan tidak mendidik. Hal-hal bersifat eksploitatif harus dinilai sebagai konten yang perlu untuk dilakukan pemblokiran," tutur Aryani.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan