Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 11 Juli 2026
home global news detail berita

Gerhana Matahari Hybrid Bakal Menghiasi Langit Indonesia, Ini Jadwalnya

ummu hani Selasa, 31 Januari 2023 - 23:47 WIB
Gerhana Matahari Hybrid Bakal Menghiasi Langit Indonesia, Ini Jadwalnya
Fenomena gerhana matahari. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pada 2023 ini, Indonesia akan mengalami gerhana Matahari. Diketahui, gerhana Matahari terjadi saat sinar Matahari terhalang oleh Bulan, lalu bayangan Bulan akan jatuh di Bumi.

Daerah di Bumi yang berada di bawah bayangan inti (umbra) Bulan akan mengalami gerhana Matahari total. Sementara itu, daerah di Bumi yang berada di bawah penumbra akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

Peneliti Pusat Riset Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Johan Muhamad mengatakan, pada 20 April 2023 Indonesia diprediksi akan terjadi Gerhana Matahari hybrid.

Baca juga: Fenomena Astronomi, Komet Langka Melintasi Bumi pada Februari 2023

Sebelumnya, Indonesia sudah mengalami gerhana matahari beberapa kali yaitu pada 1983 Gerhana Matahari Total, Gerhana Matahari Cincin di 2019, dan Gerhana Matahari Total saat 2016.

"Gerhana Matahari Hybrid merupakan gerhana Matahari yang tampak dari sebagian wilayah Bumi sebagai gerhana Matahari total, tetapi di sebagian wilayah lain tampak sebagai gerhana Matahari cincin," ungkap Johan, dalam siaran pers di laman BRIN, dikutip Langit7.id, Selasa (31/1/2023).

Johan menambahkan, gerhana Matahari yang akan terjadi pada 20 April 2023 di wilayah Indonesia terbilang spesial karena jarang terjadi.

Gerhana Matahari ini akan teramati sebagai gerhana Matahari total (GMT) di Indonesia. GMT teramati khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Sementara di daerah Indonesia lainnya akan teramati sebagai gerhana Matahari parsial. Lalu di wilayah selatan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, fenomena ini teramati sebagai gerhana matahari cincin.

Pada GMT 2023, lintasan bayangan inti (umbra) Bulan di permukaan Bumi akan melewati sebagian wilayah Indonesia bagian timur.

Johan menjelaskan, durasi GMT di titik tersebut berlangsung selama 1 menit 16 detik. Sebagian besar lintasan jalur GMT 2023 melewati wilayah lautan seperti Laut Timor dan Laut Banda.

"Daratan yang dilalui jalur GMT, yakni sebagian Timor Leste dan beberapa daerah di Papua Barat," tutur Johan.

Beberapa wilayah yang akan dilalui GMT 2023, yakni Kabupaten Fak fak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kepulauan Yapen, dan lainnya.

Baca juga: Fenomena Astronomi Sepanjang 2023: Gerhana Bulan dan Matahari

Prakiraan penampakan GMT 2023 di Biak dimulai pada 12.20 WIT, puncak GMT terjadi pada 13.57 WIT. Sedangkan di Jakarta Gerhana Matahari Sebagian dimulai pada 09.29 WIB dan puncaknya pada 10.45 WIB.

Masyarakat bisa mengamati gerhana matahari dengan aman yaitu menggunakan teleskop yang dilengkapi filter Matahari. Selain itu, bisa juga dengan kacamata khusus gerhana Matahari, kamera DSLR lensa telephoto dilengkapi filter Matahari dan melalui kamera pinhole (lubang jarum).

“Ingat kita tidak boleh melihat Matahari secara langsung tanpa menggunakan filter khusus Matahari,” tegas Johan.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 11 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan