Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home global news detail berita

Fenomena Astronomi Sepanjang 2023: Gerhana Bulan dan Matahari

ummu hani Senin, 02 Januari 2023 - 17:03 WIB
Fenomena Astronomi Sepanjang 2023: Gerhana Bulan dan Matahari
Fenomena gerhana matahari. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Memasuki 2023, terdapat sejumlah fenomena astronomi yang akan terjadi. Salah satu yang paling ditunggu adalah fenomena gerhana Bulan dan Matahari.

Menurut Edukasi Sains Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), selama 2023 akan ada empat kali gerhana yang menghiasi langit Indonesia. Berikut daftar fenomena gerhana terjadi di 2023, melansir dari Instagram @lapan_ri, Senin (2/1/2023).

Baca Juga: Fenomena Solstis Terjadi di Indonesia, Siang Lebih Lama dari Biasanya

1. Gerhana Matahari Hibrida - 20 April 2023

Gerhana Matahari hibrida merupakan gerhana Matahari cincin dan gerhana Matahari total yang terjadi dalam satu waktu fenomena gerhana secara berurutan.

Gerhana Matahari ini bertepatan dengan itjimak Syawal, yang menandai akhir Ramadan menuju awal bulan Syawal sebagai penanda Idul Fitri bagi umat Muslim.

Namun, tak semua wilayah Indonesia akan mengalami gerhana Matahari hibrida. Hanya sebagian wilayah Indonesia Timur mengalaminya, mulai pukul 11.47 WIT, khususnya di daerah Kepulauan Maluku, Kepulauan Leti, Kepulauan Watubela, dan Kepulauan Damar serta Papua Barat juga Biak.

2. Gerhana Bulan Penumbra - 6 Mei 2023

Gerhana Bulan penumbra terjadi saat seluruh bagian Bulan berada di bagian penumbra. Berbeda dengan gerhana Bulan total, gerhana Bulan penumbra masih menampakkan Bulan, tapi redup.

Gerhana Bulan penumbra dimulai pada 5 Mei 2023 pukul 22.14.08 WIB/23.14.08 WITA/00.14.08 WIT dan akhir gerhana keesokan harinya, 6 Mei 2023 pukul 02.31.40 WIB/03.31.40 WITA/04 31 40 WIT.

Baca Juga: Potret Indahnya Gerhana Bulan Total di Berbagai Belahan Dunia

3. Gerhana Matahari cincin - 15 Oktober 2023

Gerhana Matahari cincin terjadi ketika Bumi terkena lanjutan umbra Bulan. Gerhana Matahari cincin terjadi jika panjang kerucut bayangan umbra Bulan tidak sampai permukaan Bumi.

Jadi, bagian menutupi permukaan Bumi merupakan perpanjangan umbra Bulan dan daerah yang dikenainya mengalami gerhana cincin. Fenomena ini terjadi pada saat Bulan berada pada aphelion, atau titik terjauh Bulan dari Bumi.

4. Gerhana Bulan sebagian - 29 Oktober 2023

Gerhana Bulan sebagian merupakan gerhana saat Bumi tidak seluruhnya menghalangi Bulan dari sinar Matahari. Puncak gerhana Bulan sebagian bisa diamati pada 29 Oktober 2022 pukul 03.14 di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Hikmah Gerhana Bulan, Pentingnya Penyatuan Kalender Hijriyah

Dampak Gerhana Bulan bagi Kondisi Bumi dan Kehidupan Manusia


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)