LANGIT7.ID, Jakarta - Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan
WHO, Mike Ryan, mengatakan dunia telah melupakan Suriah. Pernyataan tersebut menanggapi krisis yang tengah dialami Suriah, bahkan jauh sebelum terjadinya bencana gempa pada Senin (6/2) lalu.
Ryan mengatakan, pihaknya mengalami kesulitan untuk mengirimkan
bantuan medis ke Suriah. Terlebih, wilayah barat laut Suriah juga dikuasai oleh kelompok oposisi. "Dunia melupakan Suriah," kata Ryan seperti dilansir dari
Arab News, Sabtu (11/2/2023).
Menurutnya, musibah gempa baru-baru ini memang berdampak dan menghancurkan
Suriah. Namun, dunia lupa bahwa negara itu sudah mengalami krisis akibat perang saudara selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Potret Desa di Suriah Terendam Banjir Usai Diguncang Gempa"Suriah sekarang menghadapi 'bencana sekunder', di mana nyawa yang hilang karena kurangnya pasokan medis," ujar Ryan.
Dia meminta seluruh pihak agar menyadari skala besar dari bencana tersebut. Pasalnya, orang-orang membutuhkan peralatan untuk bisa melakukan pekerjaannya.
"Jika mereka tidak memiliki peralatan, mereka tidak dapat melakukan pekerjaannya. Itu sama saja seperti meminta petugas pemadam kebakaran untuk bergegas memadamkan api tanpa selang pemadam kebakaran," tambahnya.
Baca Juga:
Kisah Pesepak Bola Hatayspor Selamat dari Gempa karena Salat Subuh
Foto Satelit Turki-Suriah Luluh Lantak, Gempa Hancurkan Segalanya(gar)