LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI,
Christina Aryani optimistis TNI bersama Polri mampu membebaskan pilot Susi Air, Philips Mark Marthens. Kapten Philips sampai saat ini masih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Christina meyakini
TNI memiliki strategi yang baik dan terukur dalam menangani hal tersebut. Utamanya melakukan pendekatan persuasif agar tidak muncul korban jiwa.
"Kami memberikan dukungan moral untuk TNI di lapangan, yang bersama
Polri sedang mengupayakan pembebasan pilot Susi Air. Tentu kami optimis berbekal pengalaman dan latihan selama ini, tugas pembebasan bisa diselesaikan dengan baik pada waktunya," ujar Christina dalam keterangannya, Jumat (18/2/2023).
Baca Juga: TB Hasanuddin Minta TNI Tak Gegabah Selamatkan Pilot Susi AirPolitisi Partai Golkar itu mengatakan, langkah pemerintah dan juga Panglima TNI untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan sandera di lapangan sudah sangat tepat.
"Kuncinya memang persuasif. Jangan sampai jatuh korban yang hanya menimbulkan efek dan dampak buruk bagi solusi masalah Papua," katanya.
Terkait video dari kelompok
KKB yang beredar luas bersama Kapten Philips, Christina mengimbau publik tidak perlu memancing respons berlebihan. Dia menilai TNI sangat mengerti apa yang harus dilakukan di lapangan.
Baca Juga: DPR Dukung Langkah KSAD Kirim Pasukan ke Papua Cari Pilot Susi Air"Tidak perlu membangun narasi atau reaksi yang berlebihan. Saya sangat yakin TNI mampu mengelola situasi dengan baik. Kita sama-sama berharap operasi pembebasan Pilot Susi Air berhasil dengan baik," tuturnya.
Seperti diketahui, pesawat
Susi Air dikabarkan dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) setibanya di Bandara Paro, Nduga, Papua, Selasa (7/2). Pilot Susi Air, Kapten Philips hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, langsung menerjunkan para pasukan terbaiknya. Kehadiran anggota TNI untuk menemukan Kapten Philips dan juga mengatasi ancaman dari KKB.
Baca Juga: DPR Minta Bantuan TNI Bebaskan Pilot Susi Air yang Disandera KKB(gar)