LANGIT7.ID - , Jakarta -
Rajab akan segera berlalu dan segera memasuki
bulan Syaban. Ini artinya puasa Ramadhan 2023 atau 1444 Hijriah akan berlangsung sebentar lagi.
Kapan mulai puasa Ramadhan 2023 adalah pada 23 Maret 2023 menurut PP Muhammadiyah berdasar hisab awal
bulan Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H oleh Majelis Tarjih dan Jadid. Artinya sekitar 29 hari lagi umat Islam akan berpuasa.
Baca juga: Ini 3 Indikator Keberhasilan Ibadah Puasa RamadhanMenjelang Ramadhan hendaknya sahabat Langit7 mulai mempersiapkan diri. Persiapan bisa meliputi aspek spiritual, mental, dan fisik.
Persiapan memasuki Ramadhan bisa dilakukan sepanjang Syaban mendatang. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dalam menjalankan ibadah puasa dan menikmati manfaatnya secara maksimal.
Dilansir buku Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan yang disusun Majelis Tarjih dan Tajdid PP
Muhammadiyah, dituntunkan agar setiap Muslim dan Muslimah mempersiapkan diri pribadi baik secara lahir maupun batin.
Pertama dengan memperbanyak melakukan puasa sunnah di bulan Syaban.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Syaban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156).
Baca juga: Bolehkah Puasa Syawal Sebelum Qadha Puasa Ramadhan?Kedua, persiapan yang bisa dilakukan adalah melakukan pengkondisian Ramadhan pada bulan Syaban di lingkungan masyarakat, rumah dan masjid-masjid.
Sahabat Langit7 bisa melakukan sendiri atau mendorong otoritas setempat memperbanyak informasi dan kajian tentang Tuntunan Ibadah Ramadhan.
Ketiga, bagi pengurus masjid dan musala, mempersiapkan sarana dan prasarana kegiatan di bulan Ramadhan juga penting. Persiapan itu meliputi sound system yang memadai, mempersiapkan dan membersihkan tempat wudhu, air wudhu, kotak-kotak infaq, peralatan ta‘jil, dan lain-lain.
Keempat, membuat jadwal mu’adzin, imam, penceramah dan penjemputannya bagi pengurus masjid. Selain itu jadwal kegiatan seperti mengkhatamkan Al-qur'an, kajian-kajian, TPA, bakti sosial, bisa dibuat untuk menghidupkan aktivitas Ramadhan.
Baca juga: Ini 3 Golongan yang Dibolehkan Tidak Berpuasa RamadhanKelima, membentuk amil zakat untuk memungut dan membagikannya serta mempersiapkan peralatannya. Selain itu, tempat salat Idul Fitri, Imam/Khatib dan penjemputannya juga harus sudah mulai dirancang.
(est)