LANGIT7.ID, Jakarta - Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadisnya mengatakan bahwa
wanita adalah yang paling banyak menghuni neraka. Namun, hadis itu bisa menjerumuskan, terutama ketika dimaknai secara subjektif tanpa ilmu.
Rasulullah bersabda, “Aku melihat ke dalam surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Penceramah
Buya Yahya mengatakan, hadis tersebut menyebutkan perempuan banyak menghuni neraka lantaran mereka sering mengeluh dan membantah suaminya. Namun, pemaknaan hadis tersebut tidak bisa sesimpel itu.
Baca Juga: Baca Doa Sapu Jagat Tiga Kali agar Terhindar dari Api Neraka"Dalam hadis itu, Nabi menyebut banyak perempuan di
neraka, tapi beliau tidak mengatakan bahwa kamu (para wanita) adalah ahli neraka," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya, dikutip Ahad (26/2/2023).
Para ulama menyebutkan bahwa hadis itu merupakan penjagaan bagi perempuan. Juga termasuk sebagai bentuk kasih sayang Nabi Muhammad kepada muslimah agar tidak masuk neraka.
"Nabi memang menyebutkan bahwasanya banyak ahli neraka itu perempuan, tapi beliau juga memberitahu penyebabnya. Yaitu, karena perempuan banyak mengeluh dan tidak berterima kasih," ujar Buya Yahya.
Sehingga dengan begitu, diharapkan para muslimah sebagai istri bisa banyak bersyukur dan bersabar. Terutama terhadap rezeki dalam rumah tangga yang diberikan Allah lewat perantara suaminya," jelas dia.
Untuk itu, penting bagi para istri untuk berbakti dan menaati suaminya dalam hal-hal baik di rumah tangga. Sehingga rumah tangga bisa semakin harmonis. "Karena banyak mengeluh dan tidak terima kasih itu menyiksa suami, bikin susah suami," ucapnya.
Baca Juga: Amalan Terampuh Penghapus Dosa, Bisa Masuk Surga Tanpa HisabPengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah itu juga menambahkan, penghuni neraka juga diisi oleh pria. Mereka adalah suami yang tidak bisa mengayomi istrinya.
"Jangan dianggap perempuan saja, ada juga laki-laki ahli neraka. Mereka adalah suami yang tidak memberi nafkah dan zalim," ungkapnya.
Bahkan, lanjutnya, Nabi menegaskan bahwa suami yang zalim adalah mereka yang istrinya pada siang hari dipukuli sementara malam hari digauli.
"Disebutkan orang itu bangkrut atau rugi, karena tidak punya amal di akhirat. Mereka adalah suami ahli ibadah, tapi dengan istrinya sering berbicara dan berlaku kasar," tuturnya.
"Laki-laki baik itu tidak akan memukul istrinya, biarpun istrinya layak dipukul. Tidak pantas bagi laki-laki mencaci dan memukul istri," tambah Buya Yahya.
Baca Juga: Hati-hati, Jangan Mudah Membidahkan dan Mengkafirkan Sesama Muslim(gar)