Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 11 Juli 2026
home masjid detail berita

3 Amalan Mulia di Bulan Syaban, Persiapan Sambut Ramadhan

Muhajirin Senin, 27 Februari 2023 - 14:00 WIB
3 Amalan Mulia di Bulan Syaban, Persiapan Sambut Ramadhan
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Rasulullah SAW sangat antusias melakukan amalan-amalan saleh pada bulan Sya’ban. Hal itu diikuti para sahabat. Mulai dari memperbanyak ibadah puasa sebagai bentuk persiapan menyambut bulan ramadhan

Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, saya tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan di banding bulan-bulan lain seperti engkau berpuasa di Sya’ban?”

Rasulullah menjawab, “Itu adalah bulan yang banyak manusia melalaikannya, terletak di antara Rajab dan Ramadan. Dia adalah bulan di mana amalan-amalan diangkat menuju Rabb semesta alam dan saya suka jika amalanku diangkat dalam keadaan saya sedang berpuasa.” (HR An-Nasai)

Baca Juga: Alasan Penamaan dan Sederet Keistimewaan Syaban

Berikut tiga mulia yang bisa dilakukan pada bulan Sya’ban seperti dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI):

1. Memperbanyak Puasa Sunah

Memperbanyak ibadah puasa sunah termasuk puasa dengan niat untuk meng-qada puasa pada tahun lalu. Dalam hal ini, istri Nabi Muhammad SAW, Ummum Salamah, pernah mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mendapati Nabi Muhammad SAW berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali Sya’ban dan Ramadhan.” (HR An-Nasai)

Puasa pada Sya’ban meski hanya puasa sunnah, memiliki peran Penting untuk menutupi kekuarangan puasa wajib pada Ramadan. Sama halnya dengan shalat sunah yang menutupi kekuarangan salat fardu yang memiliki kekurangan.

2. Menjauhi Permusuhan

Dalam hal ini Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah hadir di malam pertengahan dan bulan Sya’ban dan mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan musyahin.” (HR Ibnu Majah)

Baca Juga: 5 Amalan Bulan Sya'ban Sebagaimana Dilakukan Rasulullah dan Sahabat

Makna Musyahin adalah orang yang memiliki permusuhan dengan saudaranya. Rasulullah SAW juga secara khusus menyebut tentang orang yang memiliki permusuhan dengan saudara seagamanya pernah bersabda:

“Pintu-pintu surga dibuka setiap hari Senin dan Kamis dan akan diampuni seluruh hamba kecuali orang yang berbuat syirik kepada Allah, dikecualikan lagi orang yang memiliki permusuhan antara dia dengan saudaranya.”

Kemudian dikatakan, “Tahanlah pahala kedua orang ini sampai keduanya berdamai. Tahanlah pahala kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR Muslim)

Baca Juga: Hari Nisfu Sya'ban 2023 Menurut Ketetapan PBNU

3. Perbanyak Tadarus Al-Qur’an

Seorang ulama dari kalangan tabiin pernah berkata, “Dulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulannya para qurra’ (pembaca Al Qur’an).” Begitu pula yang dilakukan oleh Amru bin Qais apabila beliau memasuki bulan Sya’ban sampai-sampai beliau menutup tokonya dan mengosongkan dirinya untuk membaca Al Qur’an.” (Lathaiful-Ma’arif libni Rajab Al-Hanbali)

Demikian beberapa amalan yang dianjurkan pada Sya’ban. Tentu masih banyak amalan-amalan yang disebutkan para ulama salaf terdahulu, sehingga dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam Sya’ban dengan amalan-amalan saleh.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 11 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:55
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan