Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Mahfud MD: Boleh Ceramah Politik di Masjid Asal Inspiratif

Muhajirin Kamis, 02 Maret 2023 - 15:30 WIB
Mahfud MD: Boleh Ceramah Politik di Masjid Asal Inspiratif
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD (Dok Kemenko Polhukam)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai umat muslim boleh menyelenggarakan ceramah tentang politik di dalam masjid. Hanya saja, materi yang disampaikan adalah politik inspiratif.

“Apakah di masjid boleh ceramah politik? Boleh, boleh tapi politik inspiratif, harus tegakkan keadilan, tegakkan hukum, berantas korupsi, pilih pemimpin yang jujur. Itu politik inspiratif,” kata Mahfud di Hotel Westin, Surabaya, dikutip kanal Kemenko Polhukam RI, Rabu (1/3/2023).

Dalam acara yang bertajuk ‘Cangkrukan Bareng Menko Polhukam di Tahun politik Menuju Indonesia Maju’ itu, Mahfud MD menjelaskan tentang makna politik identitas.

Baca Juga: Mahfud MD: Selama Era Reformasi, Pemilu Masih Curang

Menurut dia, politik identitas memang harus dikurangi, tetapi bukan berarti menghilangkan identitas politik. Identitas politik sudah melekat pada diri setiap orang dan tidak bisa dihilangkan.

“Kita kurangi ya (politik identitas). Politik identitas itu artinya bukan menghilangkan identitas politik, bahwa Anda orang Jawa itu identitas politik, bahwa Anda orang Islam itu identitas politik,” kata Mahfud.

Setiap orang memiliki identitas politik. Hal itu boleh digunakan, tetapi tidak boleh dijadikan untuk merugikan atau bahkan membasmi orang lain. Politik dijadikan alat untuk membasmi orang lain itulah yang disebut politik identitas.

Baca Juga: Menkopolhukam: Demokrasi Mundur, Masih Banyak Korupsi dan Mafia Hukum

“Tetapi, tidak boleh digunakan untuk membatasi orang lain, (misalnya) ‘pokoknya kalau saya dapat, kamu saya babat’. ‘Pokoknya kalau Islam dapat, Kristen saya sikat’. ‘Pokoknya kalau Jawa dapat, yang tidak Jawa saya bersihkan’. Itu yang namanya politik identitas,” kata Mahfud.

Menurut Mahfud, sebuah identitas boleh digunakan untuk semangat kebersamaan serta membangun Indonesia. Identitas politik itu harus digunakan sebagai alat pemersatu anak-anak bangsa.

“Kita ini boleh gunakan identitas diri sebagai semangat, tapi untuk bersatu, berbagi peran untuk membangun Indonesia berdasarkan identitas masing-masing,” ujar Mahfud.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)