LANGIT7.ID, Jakarta -
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) Tahun 1444 H/2023 M. Seleksi PHD ini berlangsung serentak di seluruh Provinsi di Indonesia.
Direktur Jenderal PHU
Hilman Latief mengatakan, saat ini Kemenag sangat
concern dalam peningkatan layanan jemaah haji. "Utamanya dalam menyiapkan dan perbaikan perekrutan calon petugas haji, khususnya Petugas Haji Daerah (PHD) Tahun 1444 H/2023 M," kata Hilman Latief, dikutip Ahad (5/3/2023).
Hilman mengakui, pelayanan haji tahun ini sangat berat. Pasalnya, akan ada 62.000
jemaah lanjut usia (lansia) yang melaksanakan ibadah haji tahun ini. Selain itu, ada juga target Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) yang harus dipertahankan.
Baca Juga: Wamenag Gulirkan Ide Pembentukan Tim Umrah dan Haji Indonesia"Karena disamping 31 persen jemaah lansia, target pelayanan tahun ini lebih sukses. Oleh karena itu, kami ingin pastikan
petugas haji yang direkrut memiliki komitmen yang tinggi dan mindset melayani lansia," ujarnya.
Untuk itu, Hilman berharap calon PHD dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan petugas kloter dalam melayani jemaah haji guna menyukseskan tugas-tugas di kloternya.
"PHD ini bagian dari kloter, sehingga harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk mensukseskan tugas-tugas di kloternya masing-masing. Bisa kami sebut petugas kloter berjumlah 8 orang," ucap Hilman.
Untuk mendapatkan calon petugas yang profesional, lanjut Hilman, dibutuhkan perencanaan yang baik, analisis beban kerja yang tepat, dan rekrutmen yang transparan serta akuntabel.
Baca Juga: Jemaah Usia 80 Tahun Lebih Tak Wajib Rekam Biometrik untuk Penerbitan Visa Haji"Seleksi ini sangat penting karena merupakan bagian dari sistem penyelenggaraan ibadah haji. Untuk memperoleh petugas haji yang memiliki kompetensi dan integritas yang baik, perlu dilakukan seleksi calon Petugas Haji Daerah melalui penilaian Tes Kompetensi (CAT) dan Wawancara," lanjut Hilman menerangkan.
Menurut Hilman, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan untuk memperoleh calon petugas siap melayani dan berkhidmat kepada jemaah haji. Pertama, seluruh calon peserta mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi petugas haji melalui persaingan yang sehat dan dapat dipertanggungjawaban.
Kedua, seluruh pihak terkait hendaknya bersikap sportif, konsekuen, dan konsisten serta lebih mengutamakan profesonalitas.
"Ketiga adalah kepada peserta yang nantinya belum memiliki peluang untuk menjadi petugas tahun ini, kami berharap tidak berkecil hati. Karena kesempatan untuk melayani tamu-tamu Allah terbuka luas pada tahun-tahun yang akan datang," tuturnya.
Baca Juga:
Gus Yaqut Minta Dirjen PHU Perbanyak Petugas Haji Wanita
Dirjen PHU: Petugas Haji Wajib Miliki Sikap Ramah Lansia(gar)